Passive income merupakan konsep investasi dari pendapatan pasif, hal ini memungkinkan seseorang untuk dapat menghasilkan serta mengumpulkan uang tanpa harus bekerja dengan mengeluarkan banyak waktu. Secara sederhana, passive income bisa didapatkan dengan melakukan investasi pada sumber-sumber investasi tertentu dan mengelolanya secara teratur hingga nantinya membuahkan hasil dan pemasukan dari passive income tersebut bukan termasuk dari pendapatan utama.

Secara umum, investasi biasanya selalu dikaitkan dengan instrumen finansial, seperti saham, obligasi, reksadana, derivatif, dan sebagainya. Namun, sumber-sumber investasi tidak hanya berasal dari instrumen finansial semata karena di luar sana hal apapun dan mempunyai nilai potensial bisa dimanfaatkan sebagai sumber investasi yang berguna sebagai passive income.

Lalu, bagaimana cara untuk memperoleh passive income di luar instrumen finansial? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Kemitraan Terbatas

Dalam melakukan investasi pada kemitraan terbatas juga merupakan cara lain yang dapat menghasilkan passive income. Pada umumnya, untuk berinvestasi pada kemitraan bebas kita perlu melakukan pendanaan pada usaha swasta dengan potensi nilai yang dapat menghasilkan uang.

Tetapi, untuk ini kita memiliki tanggung jawab yang sangat terbatas pada jumlah uang yang dipilih untuk diinvestasikan. Selama kita setuju untuk tidak memainkan peran aktif dalam usaha ini maka penghasilan apapun sifatnya akan ikut pasif.

Properti Sewaan

Tidak sedikit juga yang tertarik untuk mencoba real estate karena sangat memungkinkan untuk bisa mendapatkan keuntungan besar. Dengan properti sewaan dapat diperoleh pendapatan tetap tiap bulannya tanpa harus melakukan banyak kegiatan. Tidak semua pengelolaan dilakukan secara mandiri karena kewajiban tersebut dapat kita limpahkan kepada seseorang yang mampu menangani dan membantu kita untuk melakukan berbagai tugas, seperti perbaikan, perjanjian sewa, penempatan dan pemeliharaan properti.

Melakukan Bisnis Dropship

Cara lainnya untuk dapat menghasilkan passive income, yakni melalui bisnis dropship. Dropship merupakan bentuk bisnis dengan modal minim dan hanya bertugas untuk menjual produk milik pihak lain dengan cara menentukan sendiri harga yang akan dijual kepada konsumen. Penetapan harga ini nantinya akan menjadi keuntungan pribadi setelah dipotong harga pokok. Sumber untuk menjalankan bisnis dropship saat ini telah mudah ditemukan karena sebagian besar pelaku bisnis mengoperasikan bisnisnya di sejumlah marketplace.

Membuat Blog

Dengan membuat blog, seseorang dapat memperoleh passive income karena media tersebut dapat dijadikan sebagai wadah subur untuk praktik pemasangan iklan oleh berbagai brand produk, sehingga pada saat seseorang mampu menciptakan blog dengan isi konten menarik maka akan timbul peluang besar untuk dijadikan sebagai tempat terpasangnya berbagai jenis iklan.

Iklan-iklan tersebut bisa didapatkan dari Google Adsense dan dari hal tersebut kita bisa memperoleh passive income. Tidak perlu banyak pengeluaran untuk membuat sebuah blog, hanya cukup menyiapkan domain, hosting, dan konten untuk blog tersebut.

Penutup

Itulah tadi penjelasan mengenai berbagai macam sumber-sumber investasi lainnya di luar instrumen finansial yang bisa dipilih untuk menghasilkan passive income. Sesungguhnya, passive income merupakan pemasukan yang dikategorikan sebagai perolehan pendapatan di luar jam kerja seseorang dan hal tersebut terjadi akibat sejumlah usaha dan investasi yang telah terjadi di masa sebelumnya.

Tujuan utama seseorang menciptakan sumber passive income adalah agar mampu menghasilkan lebih banyak uang, sehingga nantinya uang tersebut dapat kembali digunakan untuk pembiayaan modal dari aktivitas penghasil passive income atau bisa juga dijadikan sebagai simpanan jangka panjang. Begitu banyak hasil positif dari passive income, oleh sebab itu lakukanlah pengelolaan uang sebaik mungkin agar di kemudian hari mampu menginvestasikannya untuk menciptakan passive income.