Pengertian Istilah Arti kata Accounting Principles dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) & Kamus Ekonomi Uang & Bank – Akhir Akhir ini banyak penggunaan kata kata baru yang jarang digunakan, seringkali menyebabkan kita tidak paham makna arti dari Accounting Principles

Penggunaan kata Accounting Principles tersebut sebenarnya sering ditemukan di dunia perbankan, pekerja professional, seperti forum meeting, Rapat Bagian Keuangan, Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan, Rapat Internal. Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Evaluasi Kinerja, hingga Media Sosial seperti Instagram, Tiktok, Facebook, Twitter atau whatsapp telegram group

Arti Accounting Principles adalah dasar-dasar akunting

Accounting Principles adalah pedoman atau aturan yang digunakan dalam pembuatan laporan keuangan suatu perusahaan. Contoh penggunaan Accounting Principles dalam bisnis adalah sebagai berikut:

1. Konsistensi: Prinsip konsistensi mengharuskan suatu perusahaan menggunakan metode akuntansi yang sama dari tahun ke tahun. Misalnya, jika perusahaan menggunakan metode FIFO (First-In, First-Out) untuk menghitung persediaan pada tahun sebelumnya, maka perusahaan harus terus menggunakan metode yang sama pada tahun berikutnya. Prinsip ini memastikan konsistensi dan memungkinkan perbandingan yang lebih akurat antara laporan keuangan dari periode ke periode.

2. Realisasi pendapatan: Prinsip ini menyatakan bahwa pendapatan harus diakui ketika layanan atau barang telah dikirim kepada pelanggan dan pembayaran dapat diharapkan. Misalnya, jika sebuah perusahaan menjual produk kepada pelanggan, pendapatan dari penjualan tersebut harus diakui pada saat produk telah dikirim kepada pelanggan dan hak pembayaran dapat dipastikan.

3. Matching: Prinsip pencocokan menyatakan bahwa biaya harus dicocokkan dengan pendapatan yang dihasilkan dalam periode yang sama. Misalnya, jika sebuah perusahaan membayar biaya produksi pada bulan Mei, tetapi produk tersebut baru dijual pada bulan Juni, maka biaya produksi harus dicocokkan dengan pendapatan penjualan pada bulan Juni.

4. Prinsip Biaya Historis: Prinsip biaya historis menyatakan bahwa aset dan kewajiban harus dicatat dalam laporan keuangan berdasarkan biaya perolehan awalnya. Misalnya, jika sebuah perusahaan membeli sebuah gedung 10 tahun yang lalu dengan harga tertentu, nilai gedung tersebut akan dicatat dalam laporan keuangan berdasarkan biaya awal pembelian, bukan nilai pasar saat ini.

5. Prinsip Keberlanjutan Bisnis: Prinsip ini mengasumsikan bahwa perusahaan akan terus beroperasi dalam jangka waktu yang dapat diantisipasi. Dalam hal ini, aset dan kewajiban diukur berdasarkan asumsi bahwa perusahaan akan terus beroperasi dan tidak dilikuidasi. Prinsip ini mempengaruhi penilaian aset jangka panjang seperti tanah, bangunan, dan investasi jangka panjang.

Penerapan Accounting Principles dalam bisnis penting untuk memastikan bahwa laporan keuangan yang dihasilkan akurat, konsisten, dan dapat dipercaya. Hal ini membantu para pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan yang tepat berdasarkan informasi keuangan yang disajikan.

Semoga penjelasan definisi kosakata Accounting Principles dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda tentang Dunia Ekonomi Uang & Bank

© 2022 – 2023, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA