Istilah Arti kata cyclical working capital dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) & Kamus Ekonomi Uang & Bank – Penggunaan kata kata yang jarang digunakan seringkali menyebabkan kita tidak paham tentang makna arti dari percakapan/topik tersebut cyclical working capital

 

Arti cyclical working capital secara singkat adalah modal kerja siklis.

Cyclical working capital atau modal kerja siklis merujuk pada kebutuhan modal kerja yang fluktuatif dan berulang secara periodik terkait dengan sifat siklus bisnis atau operasional tertentu. Berikut adalah contoh cyclical working capital:

  1. Bisnis Musiman: Jika bisnis memiliki sifat musiman di mana permintaan dan penjualan mereka mengalami fluktuasi yang signifikan sepanjang tahun, mereka mungkin membutuhkan modal kerja siklis untuk mengatasi fluktuasi tersebut. Misalnya, bisnis yang menjual produk-produk liburan seperti mainan Natal atau pakaian renang musim panas akan membutuhkan persediaan yang lebih besar selama puncak musim, yang mempengaruhi kebutuhan modal kerja mereka.
  2. Industri Pertanian: Dalam industri pertanian, kebutuhan modal kerja siklis dapat sangat signifikan. Bisnis pertanian sering kali menghadapi siklus panen dan penjualan yang terkait dengan musim tanam dan panen. Selama musim tanam, bisnis ini membutuhkan modal kerja yang cukup untuk membeli benih, pupuk, pestisida, dan sumber daya lainnya. Kemudian, saat panen tiba, mereka akan menghasilkan pendapatan dari penjualan hasil pertanian mereka.
  3. Industri Konstruksi: Industri konstruksi juga dapat menghadapi kebutuhan modal kerja siklis. Bisnis konstruksi sering kali beroperasi dalam proyek-proyek tertentu yang memiliki siklus waktu yang berbeda-beda. Mereka memerlukan modal kerja untuk membiayai pembelian bahan bangunan, upah pekerja, dan biaya operasional lainnya selama fase konstruksi. Setelah proyek selesai dan pembayaran diterima, bisnis tersebut dapat mengembalikan modal kerja yang digunakan.
  4. Perusahaan E-Commerce: Dalam industri e-commerce, kebutuhan modal kerja siklis dapat berkaitan dengan puncak permintaan selama periode promosi atau liburan. Selama periode ini, bisnis e-commerce membutuhkan modal kerja yang lebih besar untuk memastikan persediaan yang cukup, pengiriman yang tepat waktu, dan pemenuhan pesanan yang efisien. Setelah periode puncak berakhir, bisnis tersebut dapat mengurangi modal kerja mereka sesuai dengan penurunan permintaan.

Inti dari cyclical working capital adalah bahwa bisnis memerlukan modal kerja tambahan selama periode tertentu untuk mengatasi fluktuasi dalam aktivitas operasional mereka. Hal ini terkait dengan karakteristik siklus bisnis atau operasional yang terjadi secara periodik di berbagai industri. Berdasarkan penjelasan dan pendapat dari orang sukses / rich people.

Perlu diketahui bahwa Penggunaan kata cyclical working capital tersebut sebenarnya seringkali ditemukan di Industri keuangan & perbankan, pekerja professional startup berbasis teknologi, hingga dalam forum forum meeting internasional, Rapat Bagian Keuangan, Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan, Rapat Internal Perusahaan. Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Evaluasi Kinerja Perusahaan, hingga Obrolan Media Sosial seperti Instagram, Tiktok, Facebook Group, Twitter, Linkedin atau whatsapp telegram group.

 

Semoga penjelasan definisi kosakata cyclical working capital dapat menambah wawasan & pengetahuan anda dalam berkomunikasi.

© 2022 – 2023, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA