Istilah Arti kata Imperfect Competition dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) & Kamus Ekonomi Uang & Bank – Penggunaan kata kata yang jarang digunakan seringkali menyebabkan kita tidak paham tentang makna arti dari percakapan/topik tersebut Imperfect Competition

 

Arti Imperfect Competition scara singkat adalah persaingan tak sehat

“Imperfect Competition” atau persaingan tak sehat merujuk pada situasi di mana pasar tidak sepenuhnya bersifat kompetitif, tetapi terdapat keadaan di mana beberapa perusahaan memiliki keunggulan atau kekuatan pasar yang lebih besar. Berikut ini adalah penggunaan Imperfect Competition:

  1. Monopoli: Dalam kasus monopoli, satu perusahaan memiliki kendali penuh atas penawaran suatu produk atau layanan di pasar. Tidak ada pesaing yang signifikan yang dapat bersaing dengan perusahaan tersebut. Dalam situasi ini, persaingan tak sehat terjadi karena perusahaan monopoli dapat mengendalikan harga, kualitas, dan ketersediaan produk tanpa adanya tekanan kompetisi yang signifikan.
  2. Oligopoli: Dalam situasi oligopoli, hanya ada beberapa perusahaan yang dominan di pasar dan mereka memiliki kekuatan yang cukup besar untuk mempengaruhi harga dan keputusan pasar. Meskipun ada beberapa pesaing, persaingan masih terbatas dan dapat mengarah pada praktik kolusi atau pembagian pasar. Oligopoli menciptakan persaingan tak sehat karena perusahaan-perusahaan besar ini memiliki kekuatan pasar yang signifikan dan dapat saling menguntungkan satu sama lain.
  3. Diferensiasi Produk: Jika perusahaan berhasil menciptakan produk yang sangat unik atau memiliki merek yang kuat, mereka dapat menghadapi persaingan yang lebih lemah. Konsumen mungkin lebih condong pada merek tertentu dan kurang mungkin mencari alternatif dari pesaing. Dalam hal ini, perusahaan tersebut dapat menetapkan harga yang lebih tinggi atau menentukan syarat dan ketentuan yang menguntungkan bagi mereka, menciptakan persaingan yang tidak sehat di pasar.
  4. Praktik Anti-Kompetitif: Persaingan tak sehat juga dapat terjadi akibat praktik bisnis anti-kompetitif seperti kartel, penyalahgunaan dominasi pasar, atau pemalsuan merek. Ketika perusahaan atau kelompok perusahaan berusaha untuk menghambat persaingan dan mencegah masuknya pesaing baru ke pasar, persaingan menjadi tidak sehat dan merugikan konsumen serta pesaing yang lain.

Dalam semua contoh di atas, penggunaan Imperfect Competition dalam bisnis melibatkan situasi di mana persaingan tidak berjalan secara optimal dan tidak adil. Hal ini dapat berdampak negatif terhadap konsumen, harga, inovasi, dan kemajuan ekonomi secara keseluruhan. Penting bagi regulasi dan kebijakan pemerintah untuk memastikan adanya persaingan yang sehat dan membatasi praktik bisnis yang merugikan masyarakat dan pesaing.

Perlu diketahui bahwa Penggunaan kata Imperfect Competition tersebut sebenarnya seringkali ditemukan di Industri keuangan & perbankan, pekerja professional startup berbasis teknologi, hingga dalam forum forum meeting internasional, Rapat Bagian Keuangan, Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan, Rapat Internal Perusahaan. Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Evaluasi Kinerja Perusahaan, hingga Obrolan Media Sosial seperti Instagram, Tiktok, Facebook Group, Twitter, Linkedin atau whatsapp telegram group.

 

Semoga penjelasan definisi kosakata Imperfect Competition dapat menambah wawasan & pengetahuan anda dalam berkomunikasi.

© 2022 – 2023, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA