Istilah Arti kata POWER ECONOMY dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) & Kamus Ekonomi Uang & Bank – Penggunaan kata kata yang jarang digunakan seringkali menyebabkan kita tidak paham tentang makna arti dari percakapan/topik tersebut POWER ECONOMY

 

Arti POWER ECONOMY secara singkat adalah Ekonomi Kekuasaan

Berikut adalah contoh penggunaan Power Economy dalam bisnis:

  1. Monopoli Pasar: Sebuah perusahaan yang memegang posisi monopoli dalam industri tertentu dapat menggunakan kekuasaannya untuk mengendalikan pasar dan menetapkan harga yang menguntungkan. Dengan menghilangkan atau mengurangi persaingan, perusahaan tersebut dapat meningkatkan kekuasaan ekonominya dan memaksimalkan keuntungan.
  2. Aliansi Strategis: Dalam bisnis, perusahaan dapat membentuk aliansi strategis dengan pesaing atau mitra lain untuk memperoleh keuntungan ekonomi yang lebih besar daripada jika mereka beroperasi secara independen. Aliansi semacam ini dapat memberikan kekuatan kolektif dan memungkinkan perusahaan untuk mencapai skala ekonomi, berbagi risiko, atau menguasai pasar tertentu.
  3. Penetapan Harga: Perusahaan dengan kekuatan ekonomi yang besar dapat menggunakan strategi penetapan harga untuk mengendalikan pasar dan menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Mereka dapat menerapkan harga tinggi untuk produk atau layanan mereka karena konsumen memiliki ketergantungan atau terbatasnya alternatif yang tersedia.
  4. Mengambil Alih atau Merger: Dalam persaingan bisnis, perusahaan dapat menggunakan kekuatan ekonomi mereka untuk mengakuisisi atau merger dengan pesaing yang lebih kecil. Dengan melakukannya, mereka dapat memperoleh pangsa pasar yang lebih besar, sumber daya yang berharga, atau teknologi yang diperlukan untuk menguatkan posisi mereka dan meningkatkan kekuasaan ekonomi.
  5. Pemerasan Pemasok atau Pembeli: Perusahaan dengan kekuatan ekonomi yang dominan dapat memanfaatkan posisinya untuk memeras pemasok atau pembeli dengan menekan harga atau syarat-syarat yang menguntungkan bagi mereka sendiri. Hal ini dapat memberikan perusahaan keuntungan ekonomi yang lebih besar sementara membatasi kemampuan pihak lain untuk bernegosiasi atau mencari alternatif.

Penting untuk diingat bahwa penggunaan Power Economy dalam bisnis tidak selalu dianggap etis atau adil. Beberapa praktik ini dapat menyebabkan distorsi pasar, monopoli yang merugikan konsumen, atau kerugian bagi pihak-pihak yang lebih lemah. Oleh karena itu, regulasi dan pengawasan yang tepat diperlukan untuk menjaga keseimbangan kekuatan ekonomi dan mendorong persaingan yang sehat.

Perlu diketahui bahwa Penggunaan kata (POWER ECONOMY) tersebut sebenarnya seringkali ditemukan di Industri keuangan & perbankan, pekerja professional startup berbasis teknologi, hingga dalam forum forum meeting internasional, Rapat Bagian Keuangan, Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan, Rapat Internal Perusahaan. Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Evaluasi Kinerja Perusahaan, hingga Obrolan Media Sosial seperti Instagram, Tiktok, Facebook Group, Twitter, Linkedin atau whatsapp telegram group.

 

Semoga penjelasan definisi kosakata POWER ECONOMY dapat menambah wawasan & pengetahuan anda dalam berkomunikasi

© 2022 – 2023, intern. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA