BACK-CHECKS dalam Kamus Istilah Dunia Marketing Online Offline, maka BACK-CHECKS merupakan kata kata yang jarang sekali dimengerti Sebagian Banyak Orang pada umumnya.

BACK-CHECKS lebih sering digunakan oleh marketer dan tenaga penjualan/pemasaran khususnya dalam dunia marketing seperti business development manager, sales regional manager, digital marketing manager, chief marketing officer.

BACK-CHECKS adalah Sistem yang diikuti oleh seorang pewawancara dalam melakukan riset untuk memastikan sejauh mana instruksi-instruksi telah dipatuhi.

Dalam bisnis, BACK-CHECKS dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk memastikan kepatuhan terhadap instruksi atau kebijakan yang telah ditetapkan. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan BACK-CHECKS dalam bisnis:

  1. Verifikasi Kualitas Produk: Sebagai bagian dari proses kontrol kualitas, seorang pewawancara dapat melakukan BACK-CHECKS dengan memeriksa sampel produk secara acak untuk memastikan bahwa instruksi dan standar kualitas telah dipatuhi. Misalnya, dalam industri manufaktur makanan, seorang pewawancara dapat melakukan BACK-CHECKS dengan memeriksa konsistensi rasa, kemasan yang tepat, dan tanggal kedaluwarsa yang benar.
  2. Audit Keuangan: Dalam audit keuangan, seorang auditor dapat melakukan BACK-CHECKS dengan memverifikasi informasi keuangan yang terdokumentasi dengan sumber data yang asli. Misalnya, auditor dapat memeriksa bukti transaksi, faktur, atau kontrak untuk memastikan kesesuaian antara catatan akuntansi dengan kejadian sebenarnya.
  3. Penegakan Kebijakan Keamanan: Dalam bisnis yang mengharuskan kepatuhan terhadap kebijakan keamanan, seperti perusahaan teknologi atau keuangan, BACK-CHECKS dapat digunakan untuk memverifikasi bahwa karyawan mengikuti protokol keamanan yang ditetapkan. Contohnya, seorang pewawancara dapat melakukan BACK-CHECKS dengan memeriksa log akses karyawan, penggunaan kartu akses, atau pengawasan kegiatan pada sistem IT untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan keamanan.
  4. Peninjauan Kontrak: Dalam proses pengadaan atau negosiasi kontrak bisnis, BACK-CHECKS dapat digunakan untuk memverifikasi kepatuhan terhadap persyaratan dan ketentuan yang telah disepakati. Seorang pewawancara dapat melakukan BACK-CHECKS dengan memeriksa dokumen kontrak, surat perjanjian, atau catatan perundingan untuk memastikan bahwa semua aspek kontrak telah dipatuhi.

Dalam semua contoh di atas, BACK-CHECKS digunakan sebagai alat untuk memverifikasi kepatuhan dan memastikan bahwa instruksi atau kebijakan yang telah ditetapkan telah dipatuhi dengan benar dalam konteks bisnis.

Semoga penjelasan definisi kosakata BANK-BENCH  dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.

© 2022 – 2023, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA