Closing Tune dalam Kamus Istilah Dunia Marketing Online Offline, maka Closing Tune merupakan kata kata yang jarang sekali dimengerti Sebagian Banyak Orang pada umumnya.

 

Closing Tune lebih sering digunakan oleh marketer dan tenaga penjualan/pemasaran khususnya dalam dunia marketing seperti business development manager, sales regional manager, digital marketing manager, chief marketing officer. 

 

Closing Tune adalah suara atau iringan musik sebagai tanda penutup siaran televisi atau sebagai tada penutup acara.

“Closing Tune” dalam bisnis juga dapat merujuk pada penggunaan suara atau iringan musik sebagai tanda penutup siaran televisi atau acara. Contoh penggunaan Closing Tune dalam bisnis antara lain:

  1. Stasiun radio: Stasiun radio dapat menggunakan Closing Tune sebagai identitas merek mereka yang khas. Mereka dapat memilih sebuah lagu atau iringan musik yang menjadi tanda penutup yang selalu dimainkan pada akhir setiap siaran atau acara. Hal ini membantu menciptakan konsistensi dan kekhasan identitas merek stasiun radio tersebut.
  2. Stasiun TV atau platform streaming: Sama seperti stasiun radio, stasiun TV atau platform streaming juga dapat menggunakan Closing Tune sebagai elemen yang khas dan mengidentifikasikan merek mereka. Ini dapat membantu dalam membangun hubungan emosional dengan penonton atau pengguna dan menciptakan rasa keterikatan dengan acara atau platform tersebut.
  3. Acara-acara langsung atau konferensi: Dalam acara-acara bisnis seperti konferensi, seminar, atau presentasi langsung, Closing Tune dapat digunakan sebagai tanda penutup yang memberikan kesan profesional dan memberikan sinyal bahwa acara telah selesai. Lagu atau iringan musik yang dipilih secara hati-hati dapat menciptakan suasana yang tepat dan meningkatkan kesan positif bagi para peserta.
  4. Iklan: Dalam dunia periklanan, Closing Tune dapat digunakan untuk memberikan pengenalan merek yang khas dan meningkatkan daya ingat pesan iklan. Dengan menggunakan suara atau iringan musik tertentu sebagai tanda penutup iklan, perusahaan dapat menciptakan asosiasi emosional yang kuat antara merek mereka dan audiens yang melihat atau mendengarkan iklan tersebut.

Penggunaan Closing Tune dalam bisnis membantu menciptakan identitas merek yang khas, meningkatkan kesan positif, dan memberikan pengalaman yang konsisten bagi audiens atau pengguna. Melalui pilihan suara atau iringan musik yang tepat, bisnis dapat membangun hubungan emosional yang lebih kuat dengan target pasar mereka.

Semoga penjelasan definisi kosakata Closing Tune dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.

© 2023, internperiode3. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA