Istilah Arti kata Average collection period dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) & Kamus Ekonomi Uang & Bank – Penggunaan kata kata yang jarang digunakan seringkali menyebabkan kita tidak paham tentang makna arti dari dialog percakapan/topik tersebut Average collection period

Arti Average collection period secara singkat adalah rata-rata jangka waktu tagih.

Contoh penggunaan kata “Average collection period” dalam bisnis adalah sebagai berikut:

Dalam bisnis, Average Collection Period mengacu pada rata-rata jangka waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan piutang dari pelanggan. Misalnya, jika suatu perusahaan memiliki rata-rata jangka waktu tagih selama 30 hari, itu berarti rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan pembayaran dari pelanggan adalah 30 hari.

Contoh penggunaan dalam kalimat: “Perusahaan ABC memiliki Average Collection Period sebesar 45 hari, yang berarti rata-rata waktu mereka untuk mengumpulkan pembayaran dari pelanggan adalah 45 hari.”

Dengan mengetahui Average Collection Period, perusahaan dapat mengukur efektivitas proses pengumpulan piutangnya. Semakin rendah Average Collection Period, semakin baik perusahaan dalam mengelola tagihan dan mengumpulkan pembayaran tepat waktu.

Penggunaan kata Average collection period tersebut sebenarnya seringkali ditemukan di dunia keuangan, asuransi & perbankan, pekerja professional startup berbasis teknologi, hingga dalam forum internasional, forum meeting, Rapat Bagian Keuangan, Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan, Rapat Internal. Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Evaluasi Kinerja, hingga Media Sosial seperti Instagram, Tiktok, Facebook, Twitter, Linkedin atau whatsapp telegram group.

 

Semoga penjelasan definisi kosakata Average collection period dapat menambah wawasan & pengetahuan anda dalam berkomunikasi lisan atau tertulis ketika menggunakan istilah kosakata tentang Dunia Ekonomi Uang & Bank

© 2022 – 2023, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA