Banyak yang berpikir kalau mau menjadi seorang investor sukses harus memiliki pendidikan tinggi. Harus lulusan SMA, lulusan S1, S2.

Apakah benar begitu?

Salah! Itu adalah pola pikir yang salah. Anda tidak harus memiliki background pendidikan tinggi untuk sukses dalam pasar saham, atau jenis investasi yang lainnya.

Yang dibutuhkan untuk sukses berinvestasi

Tidak harus berpendidikan tinggi, karena Anda dapat mencari informasi dengan menggunakan Youtube sekarang ini, cukup banyak informasi yang bertebaran.

Anda dapat menemukan berbagai tips yang bagus terkait investasi. Bahkan semua itu juga diberikan secara Cuma-Cuma. Karena rata-rata Youtuber sudah mendapatkan penghasilan dari iklan di video mereka.

Selain itu juga ada yang namanya advisors. Jadi mereka adalah team yang dapat membantu Anda untuk investasi sesuai dengan budget dan kebutuhan Anda.

Pola pikir yang tepat untuk investasi

Masih banyak orang yang salah dalam pola pikir mereka terkait investasi. Mungkin pola pikir ini bisa juga disebut dengan mental investor.

Banyak orang yang tidak bermental kuat ketika harga turun. Contoh Anda investasi crypto Bitcoin, kemudian harga pun turun keesokan harinya setelah Anda invest, Anda kemudian panik dan menjual dalam kondisi rugi.

Ini adalah contoh yang sangat salah!

Jadi untuk bersiap-siap invest, maka mental Anda harus kuat terlebih dahulu. Pola pikir Anda harus benar, dan memang sudah yakin bahwa Anda membeli di harga yang tepat, dan harus mantap dengan analisa Anda.

Hal yang sama juga berlaku untuk instrumen investasi yang lainnya. Karena namanya investasi itu tidak bisa dalam jangka waktu singkat langsung dapat return yang banyak.

Cara agar tidak panik dalam berinvestasi

Investasi membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Karena itu Anda sebaiknya menggunakan uang dingin, dengan begitu Anda tidak mudah panik dan ketika ada perubahan harga, walaupun turun, Anda tetap tenang. Dan dapat mengikuti plan yang sudah dibuat sebelumnya.

Jangan sekali-sekali menggunakan uang pinjaman untuk investasi. Apalagi Anda meminjam dari bank dengan tingkat suku bunga yang tinggi.

Membuat goal

Anda harus mengerti apa goal Anda dalam berinvestasi.

Ketahui alasan mengapa Anda mau invest, jangka waktu, dan fokus pada instrumen investasi apa. Karena instrumen investasi ada banyak macamnya.

Bahkan dalam salah satu instrumen investasi saja, masih banyak elemen lain yang harus Anda fokuskan. Contohnya dalam saham, Anda harus fokus ingin investasi pada perusahaan segmen apa.

Tentukan juga risk ratio Anda. Kami menyarankan Anda untuk menggunakan jasa advisor investasi jika memang ada di daerah Anda, dengan begitu akan mengurangi resiko Anda memilih instrumen investasi yang salah.

Yang paling bagus sih adalah advisor yang berpengalaman. Karena dalam investasi tidak bisa jika hanya mengandalkan teori saja tanpa pengalaman. Keduanya harus berjalan seiringan.

Portfolio yang bagus

Nah, satu hal yang sering dilupakan oleh banyak investor pemula.

Sangat penting untuk diversifikasi portfolio Anda. Misalkan Anda memiliki uang 1 miliar Rupiah, jangan memasukkan semuanya dalam 1 portfolio, melainkan diversifikasi.

Dengan begitu jika memang salah satu investasi gagal, maka Anda tidak langsung collapse. Masih ada portfolio lain yang memberikan keuntungan.

Tetapi memang tidak perlu terburu-buru juga. Anda dapat mencoba dengan satu atau dua pilihan investasi yang sederhana.

Seiring waktu Anda akan semakin berpengalaman, dan tahu mana kondisi yang tepat, waktu yang tepat, untuk melakukan investasi yang tepat.

© 2022, vini. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA