Garis Sempadan Bangunan (GBS) dalam Kamus Dunia Property Real Estate di Indonesia, Maka Garis Sempadan Bangunan (GBS) merupakan kata kata yang sering digunakan oleh para pelaku industri properti baik developer properti maupun makelar broker properti. Meskipun kata kata tersebut jarang sekali dimengerti Sebagian Banyak Orang pada umumnya.

Garis Sempadan Bangunan (GBS) adalah Jarak bebas minimum dari bidang terluar suatu massa bangunan terhadap: 1) Batas lahan yang dikuasai, 2) Batas tepi sungai/ pantai, 3) Antarmasa bangunan lainnya, atau 4) Rencana saluran, jaringan tegangan tinggi listrik, jaringan pipa gas, dan sebagainya.

Garis Sempadan Bangunan (GBS) merupakan suatu konsep dalam industri properti yang merujuk pada batas atau garis yang mengatur sejauh mana sebuah bangunan atau struktur dapat dibangun pada suatu lahan. GBS biasanya diatur oleh pemerintah setempat melalui peraturan zonasi, peraturan tata ruang, atau peraturan pemakaian lahan.

Penggunaan makna Garis Sempadan Bangunan (GBS) dalam industri properti adalah untuk:

  1. Zonasi Lahan: GBS digunakan untuk mengklasifikasikan lahan berdasarkan penggunaan yang diizinkan, seperti perumahan, komersial, industri, atau rekreasi. Ini membantu dalam perencanaan tata ruang dan pemakaian lahan yang efisien.
  2. Pembatasan Tinggi Bangunan: GBS dapat mengatur tinggi maksimal bangunan yang dapat dibangun di suatu wilayah. Hal ini penting untuk menjaga karakter dan estetika lingkungan serta memastikan bahwa bangunan tidak menghalangi cahaya matahari atau pemandangan.
  3. Jarak antara Bangunan: GBS juga dapat mengatur jarak minimum antara bangunan-bangunan yang berdekatan. Ini dapat mencegah penumpukan bangunan dan memberikan privasi kepada pemilik tanah yang berdekatan.
  4. Keamanan dan Keselamatan: GBS dapat mempengaruhi peraturan keamanan dan keselamatan, seperti jarak antara bangunan dan jalan, akses pemadam kebakaran, atau peraturan sehubungan dengan bahaya lingkungan.
  5. Perlindungan Lingkungan: GBS dapat digunakan untuk melindungi lingkungan alami, seperti garis pantai, sungai, atau area konservasi alam. Pembangunan di dekat garis sempadan ini dapat dibatasi atau diatur dengan ketat.

Dengan mengikuti aturan GBS, pemilik tanah, pengembang, dan pemerintah dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang terorganisir, aman, berkelanjutan, dan sesuai dengan karakter kawasan tersebut. Penting untuk memahami dan mematuhi peraturan GBS yang berlaku di suatu daerah sebelum memulai proyek pembangunan atau pengembangan properti.

Semoga penjelasan definisi kosakata Garis Sempadan Bangunan (GBS) dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.

© 2023, Busdev3. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA