Gross Operating Income dalam Kamus Dunia Property Real Estate di Indonesia, Maka Gross Operating Income merupakan kata kata yang sering digunakan oleh para pelaku industri properti baik developer properti maupun makelar broker properti. Meskipun kata kata tersebut jarang sekali dimengerti Sebagian Banyak Orang pada umumnya.

Gross Operating Income adalah Total pendapatan yang didapat dari penggunaan properti sebelum biaya operasional dibayarkan. Pendapatan dihitung dari potensi pendapatan sewa dengan pendapatan lain yang terkait dan yang tak terkait tingkat hunian, dikurangi kerugian dari tingkat hunian yang kosong. The Annual Property Operating Data atau Cash Flow Analysis Worksheet dapat digunakan untuk menghitung pendapatan operasional kotor sebuah properti.

Gross Operating Income (GOI) adalah sebuah metrik keuangan yang umumnya digunakan dalam industri properti untuk mengukur pendapatan bruto yang dihasilkan dari operasi properti komersial atau investasi, seperti gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, apartemen, atau fasilitas industri. GOI mengukur pendapatan kotor sebelum memperhitungkan biaya operasional, seperti pajak properti, biaya pemeliharaan, dan biaya manajemen properti. Metrik ini memberikan pemahaman yang jelas tentang seberapa besar pendapatan yang dihasilkan oleh properti sebelum mengurangkan biaya operasional yang terkait dengan properti tersebut.

Penggunaan makna Gross Operating Income dalam industri properti adalah untuk:

  1. Evaluasi Kinerja Properti: GOI membantu pemilik properti atau investor mengevaluasi kinerja finansial suatu properti. Dengan mengukur pendapatan kotor, mereka dapat memahami sejauh mana properti menghasilkan pendapatan sebelum mempertimbangkan biaya operasional.
  2. Penentuan Nilai Properti: GOI dapat digunakan sebagai salah satu faktor dalam menentukan nilai properti komersial. Penilai properti sering menggunakannya dalam perhitungan valuasi untuk mengidentifikasi potensi penghasilan yang dapat diperoleh dari suatu properti.
  3. Perbandingan Properti: GOI memungkinkan investor untuk membandingkan kinerja finansial berbagai properti yang berbeda. Ini membantu dalam pengambilan keputusan investasi dan pemilihan properti yang sesuai dengan tujuan investasi mereka.
  4. Penentuan Harga Sewa: GOI dapat membantu pemilik properti menentukan harga sewa yang wajar untuk unit-unit mereka. Dengan memahami pendapatan kotor yang dapat dihasilkan dari properti, mereka dapat menetapkan harga sewa yang sesuai dengan pasar.
  5. Perencanaan Keuangan: GOI adalah elemen penting dalam perencanaan keuangan pemilik properti atau investor. Ini membantu dalam perencanaan anggaran, proyeksi pendapatan masa depan, dan pengambilan keputusan investasi.

Penting untuk diingat bahwa GOI hanya mengukur pendapatan kotor sebelum biaya operasional, sehingga metrik ini harus digunakan bersamaan dengan metrik lain, seperti Net Operating Income (NOI) yang memperhitungkan biaya operasional, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap tentang kinerja finansial suatu properti dalam konteks investasi.

Semoga penjelasan definisi kosakata Gross Operating Income dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.

© 2023, Busdev3. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA