Investasi Vs menabung, banyak orang yang berpikir jika menabung itu lebih baik dibandingkan investasi karena tidak beresiko. Tetapi apakah benar begitu?

Pihak sekuritas bagaimanapun selalu mendorong nasabah mereka untuk intens berinvestasi. Karena memang return yang didapatkan dari investasi tentu saja lebih besar dari menabung. Tabungan itu kerapkali tergerus oleh inflasi, jadi ini merupakan salah satu kelemahan menaruh uang di tabungan.

 

Oleh karenanya dibilang tabungan tidak beresiko adalah sebuah kesalahan, resiko tetap ada tetapi sangat kecil. Di mana timbal balik dari tabungan adalah bunga, yang kisaran 0,25 sampai dengan 2 persen per tahunnya. Jangan lupa potongan biaya administrasi bulanan oleh bank juga.

Investasi lebih aman dari inflasi
Ini dikarenakan investasi memiliki imbal hasil lebih besar dibandingkan bunga tabungan. Dengan melakukan investasi maka aset Anda diharapkan bisa bertumbuh terus dari tahun ke tahunnya.
Umumnya potensi return yang bisa didapatkan dari investor di pasar modal itu akan tercermin dari return per tahun IHSG dengan jangka waktu 10 tahun terakhir.
Selama 20 tahun terakhir, return yang ditawarkan oleh IHSG melebihi 18% / tahunnya.

Investasi untuk financial freedom
Dapat dibilang ini merupakan kelebihan investasi yang diidam-idamkan oleh para investor. Jadi di titik tertentu memungkinkan Anda untuk mencapai level financial freedom atau bebas secara finansial.
Buat yang masih bingung artinya? Jadi financial freedom ini adalah sebuah kondisi di mana Anda telah memiliki cukup dana, tabungan, dan passive income untuk membayar biaya hidup keseharian. Dengan demikian Anda tidak usah bekerja lagi dan tetap dapat hidup berkecukupan.
Tidak perlu pusing lagi mencari-cari active income.
Nah ini semua memungkinkan dicapai dengan investasi. Dengan diversifikasi portfolio. Di mana financial freedom tidak akan bisa Anda dapatkan jika uang Anda semuanya ditaruh di dalam tabungan.
Dengan alasan yang sama, tergerus oleh inflasi.

Apakah jangan menabung?
Memang keuntungan dari investasi lebih tinggi dibandingkan menabung. Tetapi bukan berarti jangan menabung sama sekali.
Anda tetap sebaiknya menabung, maksudnya jangan memasukkan semua uang ke tabungan dan tidak berinvestasi sama sekali. Tabungan tetap harus ada.
Karena sifatnya yang lebih praktis.
Seperti diketahui kalau bank-bank di Indonesia menciptakan sarana agar para nasabah dapat mudah menarik uang mereka. Contohnya aja bank BCA yang menyediakan banyak ATM di tempat-tempat strategis.
Bahkan jika Anda hendak investasi di suatu tempat, maka Anda perlu menyetorkan uang, dan untuk itu Anda memerlukan e-banking, mobile-banking, dan yang pasti membutuhkan tabungan juga.

Untuk perputaran
Jika ingin ditarik benang merah, jadi fungsi tabungan adalah untuk tempat menyimpan uang yang aman. Namun bukan sebagai sarana untuk mendapatkan uang.
Jadi anggap bunga tahunan dari bank itu sebagai bonus saja. Dan bukan sebagai tujuan utama Anda.
Tujuan utama dari memiliki tabungan, adalah untuk menggunakan fasilitas yang diberikan oleh bank di mana Anda menabung. Contoh nyata untuk transfer-transfer, dan untuk menerima passive income dari investasi yang Anda lakukan.
Kami harapkan sekarang Anda sudah memahami perbedaan dari investasi dan menabung, dan bagaimana Anda memanfaatkan keduanya, khususnya untuk jangka panjang.
Jika Anda tertarik untuk mempelajari mengenai investasi, belajar tips-tips investasi lainnya, jangan lupa untuk membaca artikel kami yang lain. Karena kami selalu mengupdate artikel mengenai investasi untuk kebutuhan finansial Anda.

© 2022, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA