Keuangan adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia karena uang berfungsi sebagai penunjang untuk memenuhi segala kebutuhan yang dimiliki, entah itu primer maupun sekunder. Oleh sebab itu, tidak heran jika banyak pihak ingin berada pada kondisi yang finansial yang baik agar bisa melakukan pemenuhan kebutuhan serta mencapai suatu masa yang disebut dengan financial freedom.

Pernahkah Anda mendengar istilah financial freedom? Financial freedom secara sederhana bisa disebut sebagai situasi yang dialami seseorang saat dirinya bebas atau merdeka secara finansial yang ditandai dengan kecakapan untuk memenuhi segala kebutuhan dirinya.

Selain itu, bagi seseorang yang telah berada pada tahapan financial freedom diyakini tidak memiliki kendala cukup berat atau usaha lebih saat memenuhi kebutuhannya karena memiliki sejumlah aset yang berguna dan bisa menghasilkan pendapatan dengan nilai yang cukup besar. Pendapatan tersebut pun bisa menjadi salah satu sumber dana tambahan bagi simpanan uang pribadi untuk dialokasikan sesuai perencanaan keuangan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa seseorang yang telah mampu memenuhi segala bentuk kebutuhan serta memiliki aset yang menghasilkan sejumlah dana, maka orang tersebut dianggap telah berada pada kondisi yang merdeka secara finansial karena tidak adanya ketimpangan pemenuhan kebutuhan serta memiliki simpanan uang yang berguna di masa mendatang.

Untuk bisa mencapai tahapan financial freedom, terdapat beberapa cara yang harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Berikut ini ulasannya!

1. Memahami Kondisi Finansial Saat Ini

Hal pertama yang harus dilakukan adalah memahami bagaimana kondisi finansial Anda dengan mengukur seberapa besar pendapatan serta kebutuhan yang harus dipenuhi. Selain itu, perlu dipikirkan pula apakah Anda memiliki aset yang bisa menghasilkan pendapatan tambahan atau tidak dan hal yang terakhir adalah kenali kebutuhan apa saja yang menjadi skala prioritas pertama dan mana kebutuhan yang tidak harus dipenuhi dalam waktu dekat.

Hal ini perlu dilakukan agar kita bisa mengelola keuangan, sehingga nantinya bisa tetap menyimpan sisa uang yang dimiliki di saat segala kebutuhan telah dipastikan porsi serta skala prioritasnya.

Setelah semuanya selesai dilakukan dengan baik, Anda pun dapat dengan mudah menentukan rencana serta pengelolaan usaha agar mampu mencapai tujuan yang akan dituju.

2. Tentukan Tujuan Keuangan

Hal kedua yang harus dilakukan adalah menentukan bagaimana bentuk dan tujuan keuangan Anda secara jelas agar bisa menentukan strategi, perencanaan, serta usaha-usaha apa saja yang harus dikeluarkan untuk meraih tujuan tersebut. Bila tujuan sudah jelas, maka waktu untuk memulai usaha tersebut akan semakin cepat pula bisa terlaksana.

3. Mencari Sumber Pendapatan Lain

Hal ketiga yang mesti dilakukan adalah mencari sumber pendapatan lain agar bisa menambah pemasukan sebagai penunjang pemenuhan kebutuhan serta tambahan dana simpanan. Salah satu caranya adalah dengan menciptakan serta menjalankan fungsi aset yang dimiliki, sehingga mampu menghasilkan sumber pendapatan lain yang berstatus sebagai passive income.

Menghasilkan pendapatan dari sumber lain sebagai passive income penting dilakukan karena pemasukan yang diperoleh tidak lagi secara dominan akan dialokasikan sebagai tambahan pemasukan atau istilah lainnya adalah “uang dingin”. Nantinya, pendapatan dari passive income bisa digunakan sebagai modal untuk membuka serta mengembangkan usaha di sektor lainnya.

4. Melunasi Segala Hutang yang Dimiliki

Hal keempat yang wajib dilakukan adalah melunasi segala hutang-hutang yang Anda miliki. Hutang menciptakan beban begitu besar karena menghambat usaha kita dalam berkembang, entah itu untuk memenuhi kebutuhan, menyimpan dana, hingga mengembangkan usaha. Perlu ditekankan dan dibiasakan mulai sekarang bahwa berapa pun hutang yang dimiliki, segeralah untuk melunasinya karena hutang membawa perubahan dan dampak signifikan bagi kehidupan.

5. Bedakan Tabungan dan Dana Darurat

Hal terakhir yang harus dilakukan adalah Anda harus bisa membedakan mana yang termasuk dana yang dialokasikan untuk tabungan serta dana yang dikhususkan untuk menyimpan dana darurat. Pemisahan kedua fungsi dana yang dimiliki bersifat krusial karena kita tidak bisa menjamin tantangan apa yang akan dihadapi di masa mendatang, sehingga perlu untuk mempersiapkan kedua hal tersebut secara bijak supaya tidak terjadi ketimpangan.

Penutup

Untuk mencapai kondisi yang merdeka atau bebas secara finansial, hal yang perlu dilakukan adalah bersikap bijak saat mengatur manajemen keuangan yang diimbangi dengan usaha yang dikeluarkan untuk menghasilkan uang dan juga pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan yang dilakukan dengan menetapkan skala prioritas dan jangka waktu pemenuhannya.