Arti kata Hard Money  (Uang unggul)  sebenarnya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) & Kamus Ekonomi Uang & Bank secara singkat adalah mata uang yang diterima secara luas diberbagai negara di dunia. mata uang ini biasanya dari negara yang ekonomi dan politiknya stabil seperti dolar AS. Negara-negara yang mengambil pinjaman di dalam hard money pada umumnya harus membayar kembali di dalam hard money.

Dalam konteks bisnis, penggunaan “Hard Money” atau “Uang Unggul” dapat merujuk pada beberapa hal berikut:

1. Transaksi internasional: Dalam bisnis internasional, “Hard Money” merujuk pada mata uang yang diterima secara luas di banyak negara. Contohnya, dalam transaksi ekspor-impor, pihak yang melakukan pembayaran seringkali menggunakan mata uang yang dianggap sebagai “Hard Money” seperti dolar AS atau euro. Penggunaan mata uang yang stabil dan diterima secara internasional ini membantu mempermudah dan mengurangi risiko transaksi bisnis lintas negara.

2. Investasi properti: Dalam industri real estat, “Hard Money” juga merujuk pada jenis pinjaman yang diberikan oleh investor swasta atau perusahaan pinjaman yang berbasis pada nilai jaminan properti yang nyata, seperti tanah atau bangunan. Pinjaman “Hard Money” ini biasanya digunakan oleh pengembang properti yang membutuhkan akses cepat ke modal untuk proyek pembangunan atau renovasi. Karena pinjaman ini didasarkan pada jaminan properti yang kokoh, mereka sering kali memiliki suku bunga lebih tinggi dan jangka waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan pinjaman bank tradisional.

3. Pinjaman antar perusahaan: Dalam konteks bisnis, “Hard Money” juga dapat mengacu pada pinjaman yang diberikan antara perusahaan atau entitas bisnis lainnya, di mana pembayaran pinjaman tersebut dilakukan dalam mata uang yang kuat dan stabil. Misalnya, jika perusahaan A meminjam uang dari perusahaan B dalam denominasi dolar AS, dan perjanjian tersebut menetapkan bahwa pinjaman harus dibayar kembali dalam dolar AS, maka ini dapat dikategorikan sebagai penggunaan “Hard Money” dalam konteks bisnis.

Penting untuk dicatat bahwa istilah “Hard Money” tidak memiliki definisi tunggal yang baku dalam konteks bisnis. Penggunaannya dapat bervariasi tergantung pada konteks dan industri tertentu. Oleh karena itu, penting untuk memahami konteks spesifik dan definisi yang digunakan dalam situasi bisnis yang sedang dibicarakan.

 

Perlu diketahui bahwa Penggunaan kata Hard Money tersebut sebenarnya seringkali ditemukan di dunia keuangan & perbankan, pekerja professional startup berbasis teknologi, hingga dalam forum forum meeting, Rapat Bagian Keuangan, Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan, Rapat Internal. Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Evaluasi Kinerja, hingga Media Sosial seperti Instagram, Tiktok, Facebook, Twitter, Linkedin atau whatsapp telegram group.

© 2022 – 2023, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA