Arti kata Guild Economy  Harga Jual Beli  sebenarnya dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) & Kamus Ekonomi Uang & Bank secara singkat adalah Penawaran terendah yang ditawarkan oleh penjual dan permintaan tertinggi yang diajukan oleh pembeli, yang dicatat petugas bursa berjangka pada setiap hari perdagangan.

Contoh penggunaan Guild Economy Harga Jual Beli dalam bisnis adalah sebagai berikut:

Misalkan ada sebuah guild (serikat perdagangan) yang terdiri dari beberapa petani di sebuah daerah. Mereka memiliki produk pertanian seperti sayuran dan buah-buahan yang mereka ingin jual ke pasar.

Dalam guild ini, mereka menerapkan sistem harga jual beli berdasarkan Guild Economy. Setiap hari, para petani akan mencatat penawaran terendah yang mereka tawarkan untuk produk mereka, dan permintaan tertinggi yang diajukan oleh pembeli.

Misalnya, pada hari tertentu, petani A menawarkan harga jual sayuran sebesar $1 per kilogram, sementara petani B menawarkan harga jual sayuran sebesar $1,50 per kilogram. Di sisi pembeli, pembeli X menawarkan permintaan tertinggi untuk sayuran dengan harga $2 per kilogram, sedangkan pembeli Y menawarkan permintaan tertinggi dengan harga $1,75 per kilogram.

Petugas bursa yang bertanggung jawab mencatat harga-harga ini setiap hari perdagangan dan menginformasikannya kepada semua anggota guild. Dengan demikian, para petani dapat menentukan harga jual sayuran mereka berdasarkan informasi harga terkini, sehingga mereka dapat mengatur strategi mereka dalam penawaran dan permintaan sayuran.

Dengan menerapkan Guild Economy Harga Jual Beli, guild ini menciptakan sistem yang transparan dan efisien dalam menentukan harga jual beli produk mereka. Hal ini memungkinkan para petani untuk berpartisipasi dalam proses penentuan harga yang adil dan menguntungkan bagi semua anggota guild. Berdasarkan penjelasan dan pendapat dari orang sukses / rich people.

Perlu diketahui bahwa Penggunaan kata Harga Jual Beli tersebut sebenarnya seringkali ditemukan di dunia keuangan & perbankan, pekerja professional startup berbasis teknologi, hingga dalam forum forum meeting, Rapat Bagian Keuangan, Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan, Rapat Internal. Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Evaluasi Kinerja, hingga Media Sosial seperti Instagram, Tiktok, Facebook, Twitter, Linkedin atau whatsapp telegram group.

© 2022 – 2023, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA