Koefisien Daerah Hijau Rencana dalam Kamus Dunia Property Real Estate di Indonesia, Maka Koefisien Daerah Hijau Rencana merupakan kata kata yang sering digunakan oleh para pelaku industri properti baik developer properti maupun makelar broker properti. Meskipun kata kata tersebut jarang sekali dimengerti Sebagian Banyak Orang pada umumnya.

Koefisien Daerah Hijau Rencana adalah Nilai hasil pengurangan luas daerah perencanaan dengan luas daerah proyeksi lantai dasar dan atau besmen dibagi luas daerah perencanaan yang ukuran luasnya adalah m².

Penggunaan makna Koefisien Daerah Hijau Rencana sendiri dalam industri properti adalah untuk salah satu parameter yang digunakan dalam perencanaan pengembangan properti. KDHR mengacu pada persentase luas lahan yang harus diatur sebagai daerah hijau atau ruang terbuka di dalam suatu rencana pengembangan properti.

Pendapat tentang KDHR dari orang-orang sukses dan kaya beragam, tergantung pada pandangan dan kepentingan pribadi mereka. Namun, berikut adalah beberapa pendapat umum yang diungkapkan oleh mereka:

  1. Peningkatan nilai properti: Beberapa orang sukses dan kaya berpendapat bahwa KDHR yang cukup tinggi dalam rencana pengembangan properti dapat meningkatkan nilai properti secara keseluruhan. Mereka melihat keberadaan ruang terbuka dan daerah hijau sebagai faktor yang meningkatkan kualitas lingkungan dan menarik bagi calon pembeli atau penyewa.
  2. Lingkungan yang sehat dan nyaman: Individu yang sukses dan kaya sering memiliki kepedulian terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan. Mereka menghargai keberadaan ruang terbuka dan daerah hijau dalam rencana pengembangan properti sebagai tempat untuk beristirahat, rekreasi, dan relaksasi. Mereka mungkin berpendapat bahwa akses mudah ke ruang terbuka dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan.
  3. Kepedulian sosial dan tanggung jawab lingkungan: Beberapa individu sukses dan kaya memiliki pandangan yang lebih luas tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan. Mereka menganggap KDHR sebagai upaya untuk mempertahankan dan melindungi alam serta memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan. Mereka mungkin melihat ruang terbuka sebagai aset berharga yang harus dipertahankan untuk generasi mendatang.

Namun, penting untuk diingat bahwa ini adalah pendapat umum dan tidak semua orang sukses dan kaya memiliki pandangan serupa. Beberapa orang lebih fokus pada keuntungan finansial atau pengembangan properti yang lebih intensif. Terlepas dari pendapat individu, penting bagi pemerintah dan pengembang properti untuk mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk pandangan masyarakat, keberlanjutan, dan kebutuhan lingkungan, saat menentukan KDHR dalam rencana pengembangan properti.

Semoga penjelasan definisi kosakata Koefisien Daerah Hijau Rencana dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.

© 2023, Busdev3. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA