Drive-time Approach dalam Kamus Dunia Property Real Estate di Indonesia, Maka Drive-time Approach merupakan kata kata bahasa yang paling sering digunakan oleh para pelaku industri properti baik developer, notaris, properti maupun real estate realtor agen makelar broker properti. Dan kata kata Drive-time Approach tersebut jarang sekali dimengerti & digunakan oleh Sebagian Banyak Orang pada umumnya.

Pendekatan untuk mengestimasi area per- dagangan ritel dan potensi penjualan/pen- dapatannya, yang didasari konsep teori central place, yang mencakup seberapa jauh pelanggan akan menempuh perjalanan agar dapat memiliki sebuah barang. Tolak ukur pendekatan ini adalah waktu ataupun jarak tempuh.

Drive-time approach (pendekatan waktu tempuh) adalah suatu metode analisis yang digunakan dalam industri properti dan perencanaan lokasi. Pendekatan ini fokus pada perhitungan waktu yang diperlukan untuk mencapai lokasi tertentu dari suatu titik acuan, seperti pusat kota, pusat perbelanjaan, atau pusat bisnis. Tujuan utama dari drive-time approach adalah untuk memahami aksesibilitas dan konektivitas suatu lokasi dalam konteks waktu yang diperlukan untuk melakukan perjalanan darat.

Penggunaan makna drive-time approach dalam industri properti adalah sebagai berikut:

  1. Analisis Lokasi: Drive-time approach digunakan oleh pengembang properti dan analis properti untuk mengevaluasi lokasi yang potensial untuk pengembangan properti baru, seperti perumahan, pusat perbelanjaan, atau kantor. Dengan memperhitungkan waktu tempuh dari lokasi ke berbagai fasilitas penting, mereka dapat menentukan apakah lokasi tersebut akan menarik bagi calon pembeli atau penyewa.
  2. Pemilihan Lokasi Bisnis: Bisnis yang ingin membuka cabang atau toko baru juga menggunakan drive-time approach untuk memilih lokasi yang strategis. Mereka ingin memastikan bahwa lokasi toko mereka dapat dicapai dengan mudah oleh pelanggan potensial dalam waktu yang wajar.
  3. Analisis Demografi: Drive-time approach dapat digunakan dalam analisis demografi untuk memahami bagaimana populasi dalam wilayah tertentu dapat dijangkau dari lokasi yang dipilih. Ini dapat membantu perusahaan dan pemerintah dalam perencanaan distribusi layanan seperti pusat kesehatan, sekolah, dan fasilitas publik lainnya.
  4. Evaluasi Transportasi Publik: Pemerintah dan lembaga transportasi seringkali menggunakan pendekatan waktu tempuh untuk mengevaluasi efektivitas jaringan transportasi publik dan potensi perluasan atau perbaikan yang diperlukan.
  5. Marketing dan Periklanan: Drive-time approach juga digunakan dalam kampanye pemasaran dan periklanan. Bisnis dapat menargetkan iklan mereka ke wilayah tertentu berdasarkan waktu tempuh dari lokasi bisnis mereka, sehingga mencapai audiens yang paling relevan.

Penggunaan drive-time approach membantu pemangku kepentingan dalam industri properti untuk membuat keputusan strategis yang lebih informasional dan efisien dalam hal lokasi, aksesibilitas, dan distribusi fasilitas atau layanan. Metode ini membantu menggabungkan faktor waktu dalam pemilihan lokasi, yang penting untuk memahami mobilitas dan preferensi pelanggan atau penghuni potensial.

Semoga penjelasan definisi kosakata Drive-time Approach dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.

© 2023, Busdev3. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA