Negative Gearing dalam Kamus Dunia Property Real Estate di Indonesia, Maka Negative Gearing merupakan kata kata yang sering digunakan oleh para pelaku industri properti baik developer properti maupun makelar broker properti. Meskipun kata kata tersebut jarang sekali dimengerti Sebagian Banyak Orang pada umumnya.

Negative Gearing adalah Terjadi ketika sebuah properti dibeli untuk tujuan investasi dan jumlah bunga yang dibayar atas hipotek lebih besar daripada sewa yang diterima dari properti. Perbedaan ini dapat dianggap sebagai pengurang pajak, dan disebut gearing negatif.

Penggunaan makna istilah Negative Gearing sendiri dalam industri properti adalah istilah yang digunakan dalam konteks investasi properti untuk menggambarkan situasi di mana biaya pemilikan dan pengelolaan properti melebihi pendapatan yang diperoleh dari properti tersebut. Dalam situasi negative gearing, pemilik properti mengalami kerugian finansial karena mereka harus membayar selisih antara pengeluaran yang dikeluarkan untuk kepemilikan properti (seperti hipotek, biaya pemeliharaan, dan pajak) dan pendapatan yang mereka terima dari sewa properti.

Penggunaan makna Negative Gearing dalam industri properti adalah untuk:

  1. Investasi Properti: Negative gearing sering kali terjadi ketika individu atau investor membeli properti sebagai bentuk investasi. Mereka dapat menggunakan pinjaman hipotek untuk membiayai pembelian properti dengan harapan bahwa nilai properti akan meningkat seiring waktu.
  2. Pemotongan Pajak: Di beberapa yurisdiksi, pemilik properti yang mengalami kerugian finansial akibat negative gearing dapat mengajukan pemotongan pajak untuk mengurangi beban pajak mereka. Ini dapat mencakup pemotongan atas bunga hipotek dan kerugian atas properti yang diturunkan dari pendapatan pajak.
  3. Penyusutan Properti: Negative gearing juga dapat dipengaruhi oleh penyusutan properti, yang mempengaruhi perhitungan kerugian finansial. Properti umumnya mengalami penyusutan nilai seiring waktu.
  4. Pemahaman Risiko dan Pengembalian: Investor yang menggunakan negative gearing harus memahami risiko keuangan yang terkait dengan pendekatan ini. Mereka dapat mengharapkan apresiasi nilai properti dan pengembalian investasi yang lebih besar di masa depan, yang dapat mengimbangi kerugian saat ini.
  5. Kebijakan Pemerintah: Pemerintah dapat memainkan peran dalam mengatur atau mendorong negative gearing sebagai bagian dari kebijakan pajak atau kebijakan properti. Ini dapat memengaruhi apakah investor lebih cenderung menggunakan strategi ini.

Semoga penjelasan definisi kosakata Negative Gearing dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.

© 2023, Busdev3. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA