Taxable Income dalam Kamus Dunia Property Real Estate di Indonesia, Maka Taxable Income merupakan kata kata yang sering digunakan oleh para pelaku industri properti baik developer properti maupun makelar broker properti. Meskipun kata kata tersebut jarang sekali dimengerti Sebagian Banyak Orang pada umumnya.

Taxable Income adalah pendapatan kotor dikurangi potongan-potongan pribadi (yang bervariasi pada tiap negara). 

Penggunaan makna Taxable Income sendiri dalam industri properti adalah untuk penggunaan makna “Taxable Income” merujuk pada pendapatan yang dapat dikenakan pajak. Hal ini berarti bahwa orang atau perusahaan yang terlibat dalam transaksi properti harus melaporkan dan membayar pajak atas pendapatan yang diperoleh dari kegiatan properti mereka setelah mengurangi beban dan pengurangan pajak yang diizinkan oleh undang-undang.

Pendapat tentang “Taxable Income” dari orang-orang sukses dan kaya dapat bervariasi tergantung pada sudut pandang dan nilai-nilai individu. Berikut beberapa pendapat yang diutarakan oleh orang-orang dalam kategori tersebut:

  1. Pandangan Positif: Sebagian orang sukses dan kaya berpendapat bahwa membayar pajak atas pendapatan mereka adalah tanggung jawab sosial dan kontribusi bagi masyarakat. Mereka melihat pembayaran pajak sebagai cara untuk mendukung pemerintah dalam memberikan layanan publik, infrastruktur, dan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
  2. Pandangan Negatif: Beberapa individu memiliki pandangan negatif terhadap pembayaran pajak karena mereka merasa bahwa jumlah pajak yang harus mereka bayar terlalu tinggi atau bahwa sistem perpajakan tidak adil. Mereka percaya bahwa mereka telah bekerja keras untuk mencapai kesuksesan mereka dan merasa frustrasi karena pajak dapat mengurangi sebagian besar pendapatan mereka.
  3. Pendapat tentang Penghindaran Pajak: Tidak dapat disangkal bahwa beberapa orang sukses dan kaya telah menggunakan strategi perencanaan keuangan yang legal untuk mengurangi beban pajak mereka secara sah. Mereka berpendapat bahwa mengoptimalkan struktur perpajakan mereka adalah hak mereka sebagai warga negara yang berusaha untuk melindungi kekayaan mereka dan meneruskan warisan ke generasi berikutnya.
  4. Pandangan Filantropi: Beberapa orang sukses dan kaya juga menyatakan bahwa mereka ingin menyumbangkan sebagian dari pendapatan mereka untuk tujuan amal dan membantu memecahkan masalah sosial atau lingkungan. Dalam hal ini, mereka menganggap pajak yang dibayarkan sebagai “investasi” dalam kesejahteraan masyarakat lebih luas.

Penting untuk diingat bahwa pendapat dan sikap mengenai “Taxable Income” dapat sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk pendapatan, nilai-nilai, pengalaman pribadi, serta pandangan tentang peran pemerintah dan masyarakat dalam mengatur sistem perpajakan. Selain itu, dalam banyak yurisdiksi, aturan perpajakan terus berubah, dan interpretasi pajak dapat menjadi kompleks, sehingga pandangan tentang hal ini juga dapat terus berkembang seiring waktu.

 

Semoga penjelasan definisi kosakata Taxable Income dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.

© 2023, Busdev3. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA