Pernahkah mendengar istilah perusahaan manufaktur? Jika diartikan secara sederhana, perusahaan manufaktur adalah jenis perusahaan yang bergerak secara khusus memproduksi bahan baku untuk dijual dan diolah kembali oleh perusahaan yang berkedudukan sebagai produsen produk jadi.

Jadi, perusahaan manufaktur hanya berperan sebagai penyedia bahan baku saja, pengolahan produk dari awal sampai akhir dilakukan oleh pihak-pihak yang membeli bahan baku tersebut.

Pengertian Perusahaan Manufaktur

Perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang memproduksi dan menjual bahan baku mentah dan setengah jadi. Produksi bahan baku disesuaikan dengan permintaan pasar.

Apabila terdapat permintaan melonjak terhadap komoditas tertentu, maka permintaan bahan baku pun ikut naik. Produksi bahan baku dilakukan oleh berbagai faktor produksi yaitu, sumber daya alam dan manusia, pabrik, dan peralatan untuk pengolahan bahan baku serta kegiatan produksi.

Kegiatan operasional perusahaan manufaktur bernilai krusial terhadap produksi yang dilakukan oleh pihak perusahaan lainnya yang membeli produk bahan baku karena turut serta memengaruhi hasil akhir dari produk yang diinginkan, sehingga perusahaan manufaktur memiliki tanggung jawab besar untuk menghasilkan produk yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

Jenis-Jenis Perusahaan Manufaktur

Terdapat berbagai jenis perusahaan manufaktur yang ada di Indonesia dan masing-masing memiliki peran dalam memproduksi bahan baku yang berguna bagi masing-masing produk di tiap industri.

Industri Barang Konsumsi

Perusahaan manufaktur yang bergerak dalam menghasilkan barang konsumsi terdiri dari bahan baku untuk makanan dan minuman, obat-obatan, kosmetik, dan sebagainya. Bahan baku terdiri dari produk yang berasal dari hewani dan hayati, seperti daging, susu, sayuran, dan buah-buahan.

Industri Dasar dan Bahan Kimia

Industri dasar dan bahan kimia berperan penting menciptakan berbagai inovasi dalam aktivitas ekonomi karena perannya yang berguna bagi pembangunan bangsa. Adapun pembagian industri dalam sektor ini adalah olahan mineral, obat-obatan khusus, serta bahan bakar minyak.

Industri Tekstil

Industri manufaktur selanjutnya adalah industri tekstil yang berperan penting sebagai produsen bahan baku produk fesyen. Bahan baku berasal dari kapas yang diolah menjadi gulungan benang. Perusahaan manufaktur tekstil akan selalu dibutuhkan oleh manusia karena kebutuhan penting serta tren fesyen yang selalu berkembang dari waktu ke waktu.

Industri Otomotif

Produksi manufaktur pada industri otomotif membutuhkan bantuan mesin dan peralatan dengan teknologi canggih dalam produksinya. Industri otomotif memegang peran penting di Indonesia karena penggunaan kendaraan bermotor, baik roda 2 atau roda 4 sangatlah tinggi.

Industri Elektronik

Produk-produk dengan teknologi canggih diproduksi dalam manufaktur industri elektronik yang menghasilkan berbagai macam produk multifungsi. Produk tersebut dapat berupa ponsel genggam, laptop komputer, televisi, dan sebagainya.

Industri Kerajinan

Industri terakhir dalam perusahaan manufaktur adalah kerajinan. Produk-produk bahan baku kerajinan biasanya diproduksi oleh UMKM atau sekelompok kecil masyarakat. Industri kerajinan menghasilkan bahan baku yang bermanfaat untuk meningkatkan nilai jual pada sumber daya yang awalnya tidak terlalu berguna atau mempunyai nilai jual, tetapi diubah bentuknya menjadi bentuk kerajinan yang menonjolkan nilai-nilai estetika.

Industri kerajinan biasanya digunakan untuk menghiasi interior ruangan pada tempat wisata, restoran, hotel, rumah sakit, kantor, dan sebagainya.

Penutup

Peran perusahaan manufaktur dalam bisnis adalah mengatur, mengelola, dan menghasilkan produk berupa bahan baku mentah atau setengah jadi. Pengelolaan bahan baku tersebut berguna untuk menyederhanakan proses produksi suatu produk tertentu yang memakan waktu lama, sehingga peran perusahaan manufaktur dalam bisnis memiliki arti penting.

Selain itu, tidak semua perusahaan bisa mencari, mengolah, dan menghasilkan bahan baku secara mandiri, sehingga membutuhkan bantuan perusahaan manufaktur sebagai pihak yang menyediakan bahan baku tersebut.