Investasi modal 10 jutaan sangat cocok untuk pemula. Passive income yang lumayan tetap bisa Anda dapatkan dengan modal tersebut.

Seiring waktu uang Anda akan semakin banyak, dan Anda pun bisa melakukan diversifikasi portfolio.

Yang harus diperhatikan sebelum Anda mulai berinvestasi, pastikan terlebih dahulu produk investasi apa yang hendak Anda pilih, di mana terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan, antara lain profil resiko, tujuan finansial, serta pertimbangkan juga estimasi waktu penanaman modal Anda.

Daftar investasi dengan modal 10 Jutaan

1. Emas

 Logam mulia yang sudah umum dipilih sebagai investasi karena tingkat resiko yang rendah. Seiring waktu harga cenderung naik, walaupun membutuhkan waktu tahunan.

Emas termasuk aset yang aman walaupun inflasi menyerang. Karena alasan ini pula, maka emas jadi instrumen aset favorit dari waktu ke waktunya.

Disebut pula sebagai safe haven.

Estimasi waktu yang disarankan sebelum Anda menjual kembali emas tersebut kurang lebih 5 tahun. Jadi jika Anda mempunyai modal 10 jutaan dan ingin investasi dengan rentang waktu tahunan, maka emas merupakan pilihan jitu.

Persentase kenaikan selama 5 tahun bisa mencapai 55%.

2. Obligasi pemerintah

Dikenal juga dengan nama surat utang.

Terdapat yang syariah dan konvensional. Bisa Anda pilih sesuai keinginan dan kebutuhan masing-masing.

Untuk harga cukup murah bahkan start 1 jutaan. Bisa dibeli online menggunakan e-SBN. Adapun keuntungan yang didapat yakni kupon / return, dan pokok.

3. Saham

Mudah sekali untuk investasi saham, karena bisa dilakukan menggunakan aplikasi trading saham online.

Dengan Anda invest pada saham perusahaan tertentu, maka Anda pun sudah menjadi bagian pemilik perusahaan itu, dan akan mendapatkan deviden.

Modal awal juga terjangkau, start 100 ribuan. Jadi 10 juta sudah lebih dari cukup untuk awal-awal.

4. Crypto

Yang keempat adalah investasi crypto. Anda bisa membeli crypto melalui situs trading di Indonesia.

Yang disarankan adalah membeli BTC (Bitcoin), jangan membeli altcoin untuk investasi. Karena bagaimanapun juga yang paling aman adalah Bitcoin.

Contoh altcoin seperti LUNA yang bermasalah dan harga turun sangat drastis. Karena itu altcoin kurang cocok dijadikan lahan investasi. Lebih baik pilih crypto blue chip, seperti BTC, ETH, dan BNB.

5. P2P Lending

Pendanaan atau investasi pada platform fintech peer to peer lending, nama lainnya adalah aplikasi pinjaman online.

Jadi di sini Anda yang berperan sebagai investor disebut lender, uang Anda yang diinvestasikan pada P2P Lending akan disalurkan pada peminjam.

Agar lebih aman, pilih situs yang sudah terdaftar OJK. Dengan begitu Anda pun akan terhindar dari investasi bodong.

Karena ada investasi bodong yang mengaku-ngaku sebagai situs P2P Lending, jadi harap berhati-hati.

Untuk modal mulai 100 ribuan, dan untuk potensi keuntungan sampai dengan 18% / tahunnya. Lebih besar daripada bunga tabungan.

 6. Waralaba

Bentuk investasi keenam ini layak untuk dicoba, khususnya jika Anda tak punya banyak waktu karena sembari mengerjakan kerjaan utama. Sebab waralaba sudah memiliki sistem tersendiri. Jadi biarkan sistem yang bekerja.

Keuntungan dari waralaba yakni tak perlu melakukan percobaan, membuat sistem dari awal, jadi intinya tak perlu memulai dari nol.

Yang menarik yakni cukup banyak bisnis waralaba jaman sekarang, yang bisa Anda coba bahkan dengan modal sedikit. Dengan modal di bawah 10 juta, rata-rata waralaba minuman dan makanan.

Itulah beberapa rekomendasi investasi modal 10 jutaan, semoga bermanfaat.

© 2022, vini. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA