Drop out dalam Kamus Istilah Dunia Marketing Online Offline, maka Drop out merupakan kata kata yang jarang sekali dimengerti Sebagian Banyak Orang pada umumnya.

 

Drop out lebih sering digunakan oleh marketer dan tenaga penjualan/pemasaran khususnya dalam dunia marketing seperti business development manager, sales regional manager, digital marketing manager, chief marketing officer. 

 

Drop out adalah  saat sinyal gambar dan level suara tiba-tiba hilang.

Dalam konteks bisnis, istilah “drop out” umumnya merujuk pada istilah yang berbeda. Namun, jika kita mengaitkannya dengan penjelasan yang diberikan, berikut ini adalah contoh penggunaan “drop out” dalam bisnis:

  1. Layanan pelanggan: Dalam industri layanan pelanggan, “drop out” dapat merujuk pada situasi di mana pelanggan tiba-tiba berhenti berinteraksi atau menggunakan layanan suatu perusahaan. Misalnya, dalam industri telekomunikasi, drop out dapat terjadi ketika pelanggan tiba-tiba menghentikan langganan atau beralih ke penyedia layanan lain. Perusahaan harus memahami alasan di balik drop out ini dan mengambil tindakan untuk mempertahankan pelanggan.
  2. Pelatihan dan pendidikan: Dalam konteks pelatihan atau pendidikan, “drop out” merujuk pada siswa atau peserta pelatihan yang tiba-tiba berhenti mengikuti program yang telah mereka daftarkan. Ini dapat terjadi dalam kursus online, seminar, atau program pelatihan lainnya. Drop out dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti ketidakcocokan dengan materi, kesulitan mengikuti jadwal, atau masalah pribadi. Dalam hal ini, perusahaan atau lembaga pelatihan harus memahami alasan di balik drop out ini dan berusaha meningkatkan pengalaman atau memberikan dukungan tambahan untuk mencegahnya.
  3. Pasar kerja: Dalam industri ketenagakerjaan, “drop out” dapat merujuk pada individu yang keluar dari proses perekrutan atau seleksi pekerjaan. Misalnya, ketika seorang kandidat menarik diri dari proses wawancara atau menolak tawaran pekerjaan setelah menerima penawaran. Pihak perusahaan harus memahami alasan di balik drop out ini, seperti ketidaksesuaian peran atau persyaratan gaji yang tidak memenuhi harapan, dan berusaha meningkatkan proses perekrutan untuk mengurangi tingkat drop out.

Dalam semua contoh di atas, drop out dapat menjadi masalah yang signifikan dalam bisnis, karena dapat berdampak negatif pada pertumbuhan, kepuasan pelanggan, atau keberhasilan rekrutmen. Oleh karena itu, perusahaan perlu memantau dan menganalisis drop out untuk mengidentifikasi masalah dan mengambil tindakan perbaikan yang tepat.

Semoga penjelasan definisi kosakata Drop out dapat menambah wawasan serta pengetahuan anda dalam berkomunikasi secara lisan atau tertulis.

 

© 2023, internperiode1. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA