Branding merupakan salah satu cara untuk membangun strategi apik bagi perkembangan suatu bisnis. Di masa modernisasi yang serba digital ini, telah tersedia berbagai platform yang semakin memudahkan sepak terjang penerapan branding karena dibantu oleh berbagai media sosial, seperti Instagram, Facebook, Youtube, dan sebagainya.

Dengan branding, penggambaran bisnis yang dijalankan akan semakin terukur dan terarah karena hal ini mendukung terciptanya kesadaran masyarakat terkait keberadaan sebuah produk. Jika suatu produk semakin dikenal melalui popularitas brandingnya, peluang untuk mencapai tingkat kematangan pertumbuhan bisnis dari segi pemasukan akan semakin meningkat pula.

Keuntungan positifnya adalah produk yang ditawarkan dalam pasar menjadi referensi solutif untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat apalagi jika didorong oleh sejumlah standar dan kualitas yang baik. Oleh karena itu, penting untuk memilih strategi atau bentuk branding seperti apa yang sesuai dan dirasa efektif oleh masing-masing pelaku bisnis.

Pengertian Branding

Branding merupakan kombinasi dari seluruh variabel yang difungsikan sebagai bahan untuk mengukur serta mengidentifikasi produk, baik barang maupun jasa. Selain itu, branding juga berfungsi untuk memberikan penggambaran terkait ciri khas serta karakteristik untuk membedakan dengan produk serupa dari kompetitor.

Perlu digaris bawahi jika proses branding untuk membesarkan sebuah brand dilandasi dengan keseluruhan usaha untuk meningkatkan popularitas dari perusahaan. Jika branding dari 1 jenis produk berhasil serta popularitas nama perusahaan dikenal baik oleh publik, maka akan semakin mudah memproduksi serta memperkenalkan produk lainnya.

Untuk itu, bangunlah branding yang baik di mata publik agar loyalitas konsumen bisa didapatkan untuk kurun waktu lama. Jika branding berhasil, upayakan untuk tetap menjaga eksistensi dan mempertahankan kualitas produk agar mampu meningkatkan produktivitas bisnis.

Unsur-Unsur yang Terdapat Pada Branding

1. Merek produk

2. Logo produk

3. Tampilan visual serta kemasan produk

4. Profil perusahaan

5. Unsur pendukung lainnya, seperti slogan, tagline, serta jingle

Jenis-Jenis Branding

1. Product branding merupakan jenis branding paling umum yang dilakukan dengan cara mendorong konsumen berdasarkan ajakan untuk memilih produk bisnis yang dimiliki dibanding produk bisnis serupa dari kompetitor lain.

2. Personal branding merupakan strategi branding dengan memanfaatkan kelebihan serta ciri khas yang difokuskan untuk menarik atensi masyarakat. Personal branding sebenarnya bentuk branding yang lebih sesuai untuk diterapkan secara perorangan.

3. Corporate branding adalah branding yang dilakukan dengan memanfaatkan kontribusi seluruh aspek dalam sebuah korporasi untuk mengembangkan citra serta reputasi dalam masyarakat. Corporate branding ini bisa dilakukan dengan mengadakan kegiatan sosial, seperti CSR.

4. Destination branding adalah bentuk branding yang mempunyai tujuan untuk mengenalkan brand berdasarkan nama wilayah dari tempat produk tersebut berasal. Misalnya, jika terdapat seseorang yang mempertanyakan makanan khas dari Bali, maka secara otomatis ayam betutu akan disebutkan karena menu tersebut dikenal sebagai brand dari makanan khas Bali.

5. Cultural branding merupakan bentuk branding yang berhubungan untuk meningkatkan reputasi dari suatu lingkungan, budaya, atau adat tertentu dari suatu wilayah.

Manfaat Branding

1. Untuk menarik atensi serta memberikan daya tarik masyarakat

2. Semakin mempermudah dalam memperoleh loyalitas terhadap produk barang atau jasa

3. Terbukanya peluang perusahaan untuk menetapkan harga jual bagi suatu produk yang menyesuaikan pula dengan situasi pasar

4. Memberikan sentuhan berupa karakteristik dan ciri khas sebagai upaya dalam membedakan dengan produk bisnis serupa

5. Terciptanya peluang untuk mengembangkan serta menciptakan jenis produk lainnya

Penutup

Branding berfungsi sebagai cara untuk memperoleh perhatian dan ketertarikan publik mengenai produk bisnis yang ditawarkan. Melalui branding, perusahaan dapat dengan mudah memperoleh peluang-peluang lainnya yang berguna untuk kemajuan pengembangan bisnis. Selain itu, branding juga berfungsi untuk memacu perusahaan semakin meningkatkan kualitas standar yang dikaji dalam sebuah produk serta berpotensi untuk memperoleh berbagai manfaat positif lainnya, seperti pemasukan meningkat dan menciptakan produk-produk baru lainnya.