Buku Just Keep Buying menarik perhatian Tim Editor Emiten.com untuk mengulas & membagikan inti penting yang perlu kalian ketahui.

Berikut adalah point penting yang perlu diperhatikan kita semua:

1. Menabung Untuk Mereka Yang Miskin, Investasi Hanya Bagi Yang Kaya.

Mana yang menurut anda lebih penting, Fokus menabung atau investasi ? Jawaban menurut buku ini adalah tergantung berapa uang yang mampu anda hasilkan. Disaat anda baru memulai karir, anda sebaiknya untuk lebih banyak menghemat menabung, bukan berinvestasi. Misal Anda telah berhasil menghemat 20juta selama 1 tahun bekerja, bayangkan meskipun anda mampu menghasilkan 20% dari trading investasi anda tentu tidak dapat menyertarai 20juta yang anda hasilkan selama 1 tahun menghemat.

Disini penekanan cara berpikir adalah Menghemat di awal perjalanan keuangan anda lebih berdampak dibandingkan Upaya investasi apapun. Jadi bila diurutkan maka yang terpenting adalah Naikkan penghasilan anda sehingga anda dapat menabung menghemat & investasi dalam waktu bersamaan.

2. Mengurangi Pengeluaran atau Meningkatkan Penghasilan ?

Dalam buku ini dijelaskan bahwa, memotong pengeluaran adalah hal mudah, kita tinggal mengganti brand A dengan brand B, Makan 3x sehari mnejadi 2x sehari tetapi akan ada batasan dimana anda tidak dapat menekan pengeluaran lebih lanjut. Sedangkan meningkatkan penghasilan adalah hal yang tidak mudah.

Dua point diatas ini membuat kita mengejar hal lebih mudah yaitu menekan pengeluaran, padahal cepat atau lambat anda tetap harus dipaksa meningkatkan penghasilan seiring dengan kebutuhan meningkat dari diri anda maupun keluarga anda.

Solusi mudah ini yang sering dijadikan gimmick oleh perencana keuangan untuk menyelesaikan masalah anda dan anda langsung mendapat penghasilan tambahan dari penghematan atau uang sisa lah dari berhemat.

3. Cara menggunakan uang dan berakhir tanpa penyesalan 

Dalam buku ini anda akan diajarkan Strategi 2x dimana Setiap 1 rupiah yang anda habiskan maka harus setara dengan Nilai Uang yang akan anda investasikan.

Misal anda bulan ini habiskan 1 juta rupiah untuk entertainment maka anda juga harus menaruh 1 juta rupiah dalam porsi investasi anda, & Strategi ini harus anda patuhi secara disiplin.

Sanggupkah anda ?

4. Seberapa Besar Gaya Hidup Anda Harus Berubah ?
Just keep Buying dapat diartikan dalam bahasa indonesia yaitu Teruslah Beli, disini makna beli atau belanja dapat disama artikan dengan konsumsi alias gaya hidup. Seberapa jauh anda dapat mengubah gaya hidup anda ?

Terbiasa naik mobil untuk beraktivitas dan kini anda harus berhemat mengubah gaya hidup menggunakan transportasi umum, Sanggupkah anda mengurangi hingga 50% – 75% Gaya hidup anda ?

Disisi lain, Bagi sebagain orang tanpa disadari dengan peningkatan gaya hidup sebesar lebih dari 50%, akan berdampak pada masa pensiun. Misal Pendapatan anda 5juta dengan Gaya Hidup Saja Sebesar 2,5juta

Strategi sederhana mudah cepat adalah Porsi Gaya Hidup dibagi dua 50:50

  1. Besaran Gaji 5juta dan Rencana Keinginan Gaya Hidup Anda sebesar 2,5 juta
  2. Gaya Hidup Anda sebesar 2,5 juta dibagi untuk Investasi 1,25juta & Gaya Hidup 1,25juta

5. Strategi Pensiun dengan 4% dari Portfolio 

Perencana keuangan William Bengen memperkenalkan Strategi 4% yang boleh digunakan untuk ditarik dari Besaran portfolio yang anda miliki tiap tahunnya & Sisanya 96% untuk di hold selama 30 Tahun.

MIsal, Anda memiliki 1 miliar rupiah dan hanya boleh ditarik 40juta per tahun untuk biaya pensiun tahun pertama dan tahun selanjutnya sebesar 4% alias 40 juta per tahun. Strategi ini didukung dengan seiring bertambah tua maka kebutuhan kita akan semakin berkurang terutama bila anda henak memasuki usia pensiun. Belum ditambah pemasukan lain lain yang mengcover menutupi angka 4% yang anda rasa tidak masuk akal.

Meskipun menggunakan uang dapat menyelesaikan beragam permasalahan, Harus disadari bahwa Uang tidak dapat sepenuhnya menyelesaikan semua masalah.

 

6. Kenapa Harus berinvestasi & Kemana investnya ?
Meskipun pasar saham sering dijadikan sarana acuan untuk mengalokasikan dana investasi namun tidak harus selamanya kita fokus di pasar saham saja. Mengimbangi dengan obligasi atau instrumen lain menjadi pilihan tepat bagi anda.

7. Kenapa anda seharusnya tidak Memilih Saham Investasi Secara Pribadi  ?

Dalam argument pendapat buku ini, disimpulkan bahwa kebanyakan analis tidak dapat mengalahkan index, index disini tentu pasar saham amerika. Dan berdasarkan statistik bahwa perusahaan sebesar ExxonMobil tidak bertahan lama dalam mempertahankan kapitalisasi pasar. Bayangkan bila Apple suatu saat mungkin tidak menjadi perusahaan Top 10 terbesar di dunia ? Pemikiran ini menjadi dasar, seberapa hebat anda dalam menganalisa suatu saham perusahaan.  Apakah akurasi anda saat ini termasuk keberuntungan saja ?

Keburuntungan & Skill harus anda miliki untuk dapat dikategorikan sebagai Analis Saham Hebat atau Sebaiknya anda membeli ETF dan Index Fund saja dibandingkan analisa saham sendiri. Setidaknya itu kesimpulan dari buku ini.

8. Kapan anda harus mulai investasi ?

Hari ini atau Sekarang Juga, karena pada akhirnya market akan selalu naik.

Kata market akan selalu naik adalah benar namun upaya memperkirakan kapan waktu tepat adalah hal susah.

Baca baik baik kalimat diatas! Anda mungkin akan berusaha memperkirakan krisis kejatuhan selanjutnya, pernahkah akurat ? Anda beli pas harga murah sekali. Sulit bukan ? Alhasil perasaan untuk tunggu lebih lama lagi agar dapat lebih murah.

Padahal perlu kita sadari ketika kita sudah memiliki posisi dan ketika ingin average down dan pas average down kita membeli harga murah, ternyata harga bergerak lebih turun lagi. Disini menandakan bahwa upaya memperkirakan waktu tepat berinvestasi adalah hal mustahil.

9. Keberuntungan Berperan Penting dalam Hidup

Lengendaris sehebat Stephen King dan J.K. Rowling pun galau ketika pada awal karir menulis.

Kegagalan yang datang terus menerus adalah resiko dari timing yang tidak baik, bayangkan ketika anda sudah klik buy masuk dengan dana pensiun atau sisa tabungan, malah market crash keesokan harinya.

Sayangnya, hal ini akan selalu ada, kerugian akan selalu datang namun perlu diketahui bahwa anda tidak dapat mengontrol keberuntungan terus menerus berpihak ke anda. Namun anda dapat berbuat sesuatu menghindari kesialan atau badluck. Bayangkan bila badluck tersebut anda batasi dampaknya ke anda !

Tentu tidak masalah bukan ?

10. Bagaimana menghadapi kejatuhan market ?

Just keep buying adalah solusinya, beli terus selagi anda mampu meskipun pasar rontok. Terus Beli ketika tumpah darah di market berlangsung, membuat anda dapat menikmati pertumbuhan pesat pada saat market pasar pulih nantinya.

Bayangkan bila market jatuh hingga 50% dan untuk dapat recover pulih ke harga awal break even dibutuhkan 100% kenaikan dalam 2 tahun. Berarti secara tidak langsung dengan berpikir beli terus ketika market rontok. Anda dapat mempercepat portofolio anda tumbuh 100% dalam 2 tahun. Hal ini sekaligus mengingatkan anda bila anda salah ceroboh, tidak disiplin teliti maka Portfolio anda dapat jatuh 50% dan harus menunggu 2 tahun hanya untuk recover sekedar break even.

11. Kapan kita harus menjual aset ?

Pertanyaan paling susah bagi investor trader atau siapapun.

  • Bagaimana bila jual sekarang, terus harga naik ?
  • Kalau nggak jual sekarang, harga turun gimana dong ?

Emosi Berperan Penting terlepas seberapa hebat pintar anda, pertanyaan ini pasti muncul ketika anda akan jual aset.

Solusi menurut buku ini adalah  “Buy quickly, sell slowly.” dan rebalancing secara berkala untuk mengurangi resiko, semakin cepat rebalancing dan semakin banyak anda membeli beragam variasi aset maka resiko anda akan berkurang

12. Alasan sebenarnya anda berinvestasi adalah hidup seperti yang anda inginkan

Keinginan memiliki uang banyak selalu memenuhi pikiran kita, tanpa kita sadari bahwa waktu adalah aset terpenting kita. Bila anda telah dapat memenangkan permainan “Mencari uang untuk biaya hidup” maka sadari bahwa anda tidak akan pernah merasa cukup. Hilangkan perasaan tersebut dan nikmati hidup bersama orang yang anda cintai sekarang

© 2022, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA