Ingin kredit rumah akan tetapi masih bingung dalam memilih KPR? Eits, jangan bingung dulu namun juga jangan grusa – grusu dalam memilih KPR!

Anda harus pahami dulu KPR yang akan Anda pilih seperti apa karena banyak juga orang yang merasa terjebak dengan bunga KPR yang dibebankan. Pastikan dalam membeli rumah secara KPR (Kredit Pemilikan Rumah) Anda sudah memperhitungkan dan mempertimbangkan segala sesuatunya.
Agar tidak sampai salah pilih dan berujung dengan kekecewaan, berikut kami ulas cara tepat pilih KPR terbaik yang bisa Anda coba. Lets check these out!

Cara Tepat Pilih KPR Terbaik Agar Tidak Salah Pilih
Hindari iming – iming bunga rendah yang menjebak
Suku bunga KPR terdiri dari dua jenis yaitu suku bunga tetap atau fix dan suku bunga floating atau mengambang. Keduanya memiliki prosedur dan aturan main yang berbeda.
Suku bunga fix merupakan suku bunga yang nilainya dipatok tetap pada tingkatan tertentu selama masa kredit berjalan. Sementara suku bunga floating adalah bunga yang nilainya dapat berubah – ubah mengikuti aturan suku bunga acuan di Bank Indonesia.
Dalam pemilihan KPR dengan suku bunga yang ditawarkan, Anda harus berhati – hati karena belakangan ini marak penawaran KPR murah dengan bunga rendah. Seringkali konsumen tidak sadar jebakan bunga KPR seperti promo yang memperlihatkan pemberian bunga rendah, namun justru lebih tinggi jika dihitung keseluruhan.  Anda harus paham bahwa KPR dengan bunga fix rendah tapi berada di periode pendek bukan menjadi jaminan cicilan KPR akan lebih murah. Jadi bisa dibilang bahwa bunga KPR yang rendah di awal tidak selamanya menjadi solusi.
Cara yang jauh lebih menguntungkan bagi Anda untuk mendapatkan kredit KPR murah adalah memilih produk KPR yang memberikan suku bunga rendah dengan masa hitungan bunga fix yang panjang seperti halnya KPR CIMB Niaga Xtra Ringan yang menawarkan bunga fix sebesar 6,65% untuk jangka waktu 5 tahun. Dengan begitu cicilan murah selama 5 tahun akan Anda dapatkan.

Pastikan Anda mengukur kemampuan financial Anda
Bagi Anda yang berkeinginan untuk beli rumah, ingatlah bahwa besaran cicilan KPR harus Anda sesuaikan dengan kemampuan financial Anda. Cara yang tepat untuk mengukurnya adalah dengan melakukan simulasi cicilan KPR sebelum terjadi persetujuan atas pinjaman KPR yang diberikan.
Darisana Anda bisa melakukan pengecekan atas kemampuan financial Anda seperti halnya mengecek biaya cicilan KPR per bulan, biaya tambahan KPR, biaya denda jika telat bayar dan sebagainya. Semua itu penting untuk Anda perhitungkan secara rinci.
Anda juga harus memastikan bahwa ketika Anda melakukan pengecekan atas simulasi hitungan cicilan KPR, pastikan bahwa besaran cicilan Anda tidak lebih dari 30% total penghasilan Anda. Agar dapat semakin memaksimalkan potensi untungnya, Anda bisa memilih KPR yang menawarkan fitur bebas biaya.

Lakukan pengecekan kredibilitas developer atau pengembang
Poin penting lain yang juga perlu Anda perhatikan adalah, Anda perlu memahami dulu pengembang atau developer yang menawarkan properti kepada Anda. Anda bisa mengecek kredibilitasnya dari rekam jejak properti di tahun – tahun sebelumnya.
Agar lebih aman dan terpercaya, Anda bisa memilih developer yang menjadi rekanan bank KPR. Cara ini akan memudahkan Anda melakukan pengecekan. Dengan begitu Anda tak perlu takut tertipu developer abal – abal.
Demikian cara tepat pilih KPR terbaik agar tidak sampai salah pilih. Pastikan Anda cermat dalam pemilihan KPR ketika akan melakukan kredit atau pembiayaan properti.