Selama pandemi, aktifitas serta pergerakan manusia terhambat karena dibatasi oleh berbagai regulasi demi menunjang peningkatan kesehatan publik. Berbagai pihak merasa tertekan dengan kondisi ini, tak terkecuali para pelaku usaha yang menjerit saat terjadinya penurunan nilai penjualan akibat melemahnya ekonomi.

Dikutip dalam situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika, selama pandemi terjadi pergeseran konfigurasi penggunaan internet yang masif digunakan pada perumahan. Hasil survei menyatakan jika jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 196,7 juta pengguna atau meningkat sebanyak 8,9 persen.

Hal ini membuktikan bahwa, meskipun terdampak situasi pandemi, masih terdapat peluang untuk menciptakan promosi usaha melalui pemanfaatan media digital salah satunya melalui digital advertising.

Digital advertising adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan media digital sebagai wadah untuk mempromosikan suatu produk dalam bentuk iklan. Digital advertising ini umumnya muncul pada berbagai platform, seperti search engine, situs web, aplikasi, serta media sosial, seperti Instagram, Youtube, Facebook, dan sebagainya.

Digital advertising memudahkan pelaku bisnis dalam mengatur serta mengelola segmentasi untuk menentukan sasaran yang sesuai dengan produk yang dijual. Oleh sebab itu, penting untuk mencermati dan memilih jenis digital advertising apa yang cocok digunakan untuk mempromosikan usaha Anda.

Jenis-jenis Digital Advertising

1. Search Engine Marketing

Bentuk iklan yang terdapat dalam search engine marketing merupakan hasil pencarian saat Anda mengakses search engine (mesin pencarian) melalui perangkat yang Anda miliki. Search engine ini dapat berupa Google, Yahoo, maupun Bing.

Saat akses berlangsung, hasil pencarian akan muncul bersamaan dengan tag ‘Ad’ dan salah satu tujuan dari search engine marketing adalah untuk menciptakan brand awareness pada suatu produk. Adapun jenis iklan digital satu ini menawarkan iklan dalam bentuk Cost Per Mille (CPM) dan Pay Per Click (PPC).

2. Social Media Advertising

Social media advertising secara sederhana memiliki definisi sebagai bentuk iklan digital yang memanfaatkan media sosial sebagai medium dalam mempromosikan sebuah produk. Masifnya pengguna media sosial dimanfaatkan sekaligus sebagai tempat untuk mengiklankan suatu produk yang dapat diakses oleh siapa pun.

Strategi tersebut dapat kita lihat contohnya melalui fitur pemasaran produk dan iklan pada media sosial Facebook yang disebut dengan Facebook Ads. Dalam Facebook Ads, pelaku usaha dapat dengan mudahnya mengelola dan melakukan kategorisasi terhadap produk yang ingin dipromosikan karena dapat mengatur segmentasi berdasarkan usia, jenis kelamin, wilayah, minat dan sebagainya.

3. Remarketing Ads

Remarketing ads adalah bentuk iklan digital yang ditandai dengan adanya keterhubungan antara suatu produk yang diiklankan dengan seseorang yang sebelumnya pernah mengakses suatu situs atau e-commerce. Remarketing ads merupakan salah satu iklan digital yang dianggap efektif karena sistem promosinya yang membuat seseorang tetap menyadari kehadiran suatu brand dari produk tertentu.

4. Email Marketing

Email marketing merupakan salah satu strategi promosi produk terbaik yang masih relevan digunakan hingga saat ini. Kegiatan promosi dan iklan cukup efektif karena pelaku usaha hanya perlu mengirim atau menyebarkan pesan komersil yang di dalamnya berisi tentang pengenalan suatu produk.

Selain itu, efektivitas dari email marketing ini dapat kita lihat dari efisiensi jangkauan suatu iklan yang terjadi secara langsung, di mana pesan komersil yang memuat informasi dari suatu produk akan langsung tersampaikan secara personal dan privat kepada masing-masing sasaran. Jadi, email marketing ini tentunya berbeda dari strategi lain yang daya jangkaunya tidak memperhitungkan jangkauan terhadap ranah privat pengguna, melainkan dilakukan secara general.

Penutup

Itulah tadi penjelasan dari keempat bentuk iklan digital yang bisa Anda pilih dan manfaatkan untuk kepentingan usaha. Hal yang harus diingat adalah Anda perlu mencermati dengan baik segala kekurangan maupun kelebihan yang dimiliki oleh masing-masing digital advertising agar kegiatan promosi produk Anda dapat dilakukan secara tepat dan efektif.