Etika Mengundurkan Diri dari Pekerjaan Agar Mudah Dikabulkan

 

Jika Anda sudah bosan bekerja di bawah tekanan, bosan dengan semua target perusahaan atau ingin mendapatkan pekerjaan lain yang Anda rasa lebih baik dari pekerjaan Anda saat ini, maka Anda bisa segera mengundurkan diri dari pekerjaan.  Namun mengundurkan diri dari pekerjaan sama halnya dengan melamar kerja karena Anda harus punya alasan yang jelas dan memiliki etika dalam mengundurkan diri. Lantas, seperti apa etika yang harus dimiliki tersebut?

Nah, ada beberapa etika yang harus Anda pahami agar bisa mengundurkan diri dari pekerjaan tanpa proses yang lama dan cepat dikabulkan. Informasi selengkapnya akan kami ulas dalam uraian berikut ini!
Etika Mengundurkan Diri dari Pekerjaan
Jangan mengundurkan diri secara mendadak
Akan mengundurkan diri pun ada etikanya. Baiknya Anda harus mengikuti etika tersebut. Anda perlu memberikan surat resign 1 atau 2 bulan sebelumnya. Aturan dari suatu perusahaan atas resign karyawan biasanya baru bisa benar – benar keluar dari perusahaan 1 bulan atau one month notice setelah melakukan pengajuan resign.
Jadi mengundurkan diri secara mendadak tidak diperbolehkan. Terlebih dengan pengunduran diri secara mendadak tentu rekan kerja akan direpotkan. Bahkan perusahaan akan kebingungan mencari gantinya.

Sampaikan keinginan Anda mengundurkan diri secara langsung kepada atasan
Sangat tidak tepat jika atasan Anda mendengar kabar pengunduran diri Anda dari orang lain. Karena itu hal yang sangat tepat jika Anda mengundurkan diri dari suatu perusahaan, Anda perlu menyampaikannya secara langsung kepada atasan.
Hal ini tentu bukan hanya akan memberikan atasan waktu untuk menyesuaikan dan mencari karyawan baru. Akan tetapi dengan Anda mengundurkan diri secara langsung kepada atasan, akan membuat atasan Anda juga merasa sangat dihargai secara professional.

Cobalah untuk pamit dengan sopan
Jika surat pengunduran diri Anda sudah disetujui oleh semua elemen perusahaan termasuk HDR dan atasan, maka sampaikan juga kabar tersebut kepada rekan kerja Anda yang selama ini selalu bersama Anda. Jika memang ada client yang biasanya bertanya segala sesuatu kepada Anda, jangan Anda lupa juga berpamitan kepada client Anda agar mereka tahu harus bertanya kepada siapa jika ada sesuatu hal urgent yang ingin ditanyakan.

Jagalah hubungan dengan atasan dan rekan kerja Anda
Kerja sih oleh pindah. Akan tetapi untuk urusan pertemanan harus jalan terus. Karena itu baiknya Anda harus menjaga hubungan Anda dengan atasan atau pun teman kerja di perusahaan lama Anda karena bukan berarti Anda resign kerja, kemudian Anda harus loss contact dengan mereka.
Itulah beberapa etika yang Anda harus miliki ketika mengundurkan diri dari pekerjaan. Selanjutnya, Anda bisa segera mencari pekerjaan lain yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Jangan lupa, pastikan juga dana pesangon dan gaji di tempat kerja baru Anda sudah Anda alokasikan sebagian untuk diinvestasikan.

Mengapa?
Karena investasi merupakan suatu aspek yang sangat penting untuk menaikkan nilai harta Anda di masa yang akan datang. Sehingga Anda punya masa depan yang lebih baik dari saat ini. Pun jika terjadi sesuatu hal yang tak terduga, hasil investasi tersebut bisa Anda gunakan.
Untuk investasi, ada banyak jenis investasi yang bisa Anda pilih. Salah satunya Anda bisa memilih bidang investasi saham. Namun jika Anda belum punya cukup banyak pengetahuan tentang investasi saham, Anda bisa bergabung dulu di komunitas investasi saham public atau non public melalui Emiten.com.
Anda akan diberikan pengarahan, penjelasan dan pengetahuan tentang saham yang cocok dengan diri Anda dan sesuai dengan profil resiko yang Anda inginkan. So, jangan lupa bergabung ya!

© 2020 – 2022, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA