Biaya peluang atau opportunity cost merupakan biaya dari suatu kesempatan yang hilang karena digunakan atau dihabiskan untuk melakukan kesempatan lainnya. Contohnya, seseorang memiliki uang sebesar Rp. 5.000.000. Dengan jumlah uang tersebut, ia memiliki kesempatan untuk pergi berlibur ke Bali atau membeli sebuah smartphone baru. Jika ia memilih untuk pergi berlibur ke Bali, maka orang tersebut akan kehilangan kesempatan untuk membeli sebuah smartphone baru.

Biaya peluang seringkali muncul akibat adanya pilihan antara biaya implisit dan biaya eksplisit. Biaya implisit merupakan biaya yang dibayarkan secara tidak langsung yang dapat diberikan dalam bentuk sumber daya, kebahagiaan, maupun waktu. Sebaliknya, biaya eksplisit merupakan biaya yang dibayar secara langsung pada suatu pilihan kesempatan dan dapat dinilai dalam bentuk uang. Biaya peluang tidak akan tampil secara langsung dalam laporan keuangan suatu usaha. Namun, biaya peluang akan dirasakan saat seseorang tersebut mengambil keputusan bisnisnya.

Dengan memahami biaya peluang, anda dapat membandingkan manfaat yang diperoleh dan juga harga di setiap pilihan kesempatan yang ada. Tidak hanya berfokus pada satu pilihan, namun anda dapat membandingkan beberapa pilihan yang ada. Sehingga, anda dapat menghasilkan keputusan akhir yang matang dan terbaik.

Ingin Memulai Bisnis? Pahami Biaya Peluang Sebelum Memulai!

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA