Apa itu Digital Banking ?

Digital Banking Pada era kemajuan teknologi dan internet seperti saat ini, teknologi semakin merambah ke berbagai ragam layanan seperti perdangan dan juga perbankan. Tahun ketahun popularitas bank digital mulai meningkat pesat. Mulai banyak masyarakat Indonesia yang semakin mengenali dan mulai menggunakan bank digital atau digital banking. Pengertian digital banking  itu sendiri adalah layanan perbankan yang dilakukan secara daring dalam layanan platform digital. Melalui layanan daring ini, nasabah dapat melakukan transaksi hanya cukup dengan menggunakan smart phone serta kartu kredit dan dapat dilakukan dimana saja tanpa harus ke kantor bank secara langsung.  Dan tidak perlu repot untuk mengambil uang atau melakukan transaksi lainnya di mesin ATM.

Jadi, kehadiran bank digital ini memberi kemudahan untuk nasabah di Indonesia.  Selain untuk mempermudah nasabah bank, transformasi digital ditujukan untuk perbankan Indonesia agar dapat memiliki daya saing yang lebih, lebih efesien, adaptif , serta kontributif untuk perekonomian nasional. Memberikan kemudahan akses layanan terhadap perbankan yang berbasis teknologi informasi untuk mendorong pengelolaan keuangan nasabah bank agar menjadi lebih baik.

6 Persyaratan suatu bank agar dapat disebut Digital banking

Dalam hal ini, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Heru Kristiyana, menjelaskan beberapa syarat yang perlu dilakukan dan dipenuhi oleh Bank Berbadan Hukum Indonesia untuk menjadi bank digital. Hal tersebut sudah sesuai berdasarkan peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2021.

Terdapat beberapa syarat yang wajib dipenuhi oleh suatu bank agar dapat disebut dan dikategorikan sebagai digital banking. Persyaratan-persyaratan tersebut adalah sebagai berikut.

  1.  Memiliki model bisnis dengan menggunakan teknologi yang inovatif serta aman dalam melayani kebutuhan nasabah
  2. Memiliki kemampuan dalam mengelola model bisnis perbankan digital yang bijaksana dan berkesinambungan
  3. Memiliki manajemen risiko secara memadai
  4. Memenuhi aspek tata kelola termasuk pemenuhan Direksi yang mempunyai kompetensi di bidang teknologi informasi dan kompetensi lain sesuai dengan ketentuan OJK mengenai penilaian kemampuan dan kepatutan bagi pihak utama lembaga jasa keuangan
  5. Menjalankan dan memberi  perlindungan terhadap keamanan data nasabah
  6.  Memberikan upaya yang kontributif terhadap pengembangan ekosistem keuangan digital dan/atau inklusi keuangan

Keuntungan Memakai Digital Banking

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, digital  banking memiliki fitur yang memudahkan nasabah atau penggunanya untuk mengakses segala urusan finansial. Yang utama hal-hal yang paling umum terjadi misalnya, membuka rekening, transfer uang, melakukan deposit, mengajukan peminjaman dan masih banyak lagi semua hal tersebut dapat dilakukan secara online.

Selain itu, manfaat lainnya dari digital banking adalah dapat dilakukan dari mana saja dan dimana saja. Tanpa harus ribet mengurusnya ke kantor cabang apalagi jika lokasinya jauh dari kediaman kita dan jadwal kerja yang tidak selalu senggang. Maka dari itu, kita akan lebih menghemat waktu karena tak perlu antre di teller dan costumer service. Semua layanan dapat dilakukan melalui smart phone asalkan internet terkoneksi dengan baik.

Keuntungan lain dari digital banking yang ketiga yakni biaya admin lebih sedikit hingga gratis. Model bisnis dari digital banking adalah menawarkan nasabah melakukan pelayanan perbankan secara daring, maka dari itu hal ini tentunya dapat memotong banyak biaya operasional yang cukup besar untuk sebuah industri bank.

Keuntungan yang keempat adalah Memiliki bunga yang lebih tinggi dari bank konvevsional. Adapun bunga yang ditawarkan ialah untuk produk tabungan atau produk deposito. Keuntungan kelima dari digital banking ialah pelayanan tersedia hingga 24 jam. Pelayanan yang dilakukan secara online tentunya tidak akan terikat dengan jam kerja bank untuk mendapatkan akses pelayanan finansial.

Keuntungan yang terakhir adalah terdapat lebih banyak reward dan promo khusus. Dikarenakan model bisnis digitak ini terbilang baru, maka bank digital tak jarang memberikan rewards dan promo tertentu untuk setiap transaksi yang dilakukan nasabah. Mulai dari promo diskon, cashback, hingga poin yang dikumpulkan dan dapat ditukarkan dengan voucher diskon.

Sumber profit yang didapatkan oleh digital banking

Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPP), Amin Nurdin menyebutkan bahwa keuntungan atau profit model bisnis bank digital paling besar didapatkan dari pendapatan bunga. Menurutnya, kemungkinan untuk membentuk ekosistem dengan berbagai platform digital juga dapat menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi digital banking. “ Selain pendapatan bunga, bias juga melalui jasa-jasa dan fees lain jika transaksi yang bias dilakukan oleh customer dalam ecosystem yang lebih luas”.

Jenis layanan Digital Banking

Berikut beberapa jenis yang termasuk digital banking :

1.      Internet banking

Jenis layanan digital banking ini merupakan yang dapat dilakukan nasabah baik dalam hal transaski tunai maupun non tunai dengan menggunakan laptop ataupun posnsel yang terkoneksi internet

2.      Phone banking

Selain internet banking, transaksi perbankan juga dapat dilakukan melalui telepon, yang mana pihak nasabah menghubungi contact center banknya. Kemudian pihak bank yang menyediakan tenaga kerja atau staff yang akan melayani transaksi nasabah.

3.      SMS Banking

SMS banking merupakan suatu layanan transaksi bank yang dapat dilakukan nasabah dengan menggunakan telepon seluler dengan format short massage.

4.      Mobile banking

Jenis layanan digital banking yang terakhir ini adalah suatu layanan perbankan yang dilakukan atau yang bias diakses melalui ponsel sama halnya seperti SMS banking. Perbedaanya hanya terletak pada tingkat kecanggihannya yang sangat tinggi. Yang mana nantinya pihak bank akan melakukan kerjasama dengan operator seluler yang di dalam sim card GSM telah dipasang suatu program khusus agar dapat melakukan transaksi perbankan.

Nah, demikianlah penjelasan terkait digital banking dengan beberapa keunggulannya. Laying digital banking ini sangat cocok dan direkomendasikan untuk para pebisnis dan seluruh nasabah agar lebih mudah dan lebih menghemat waktu. Tak perlu repot untuk mengantre panjang di teller dan costumer service. Wah, sangat unggul bukan? Yuk. Mulai memakai layanan digital banking dari sekarang .

© 2022, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA