Aktivitas belanja online bisa dikatakan sudah menjadi keseharian kita saat ini. Belanja online akan terasa kurang jika produk yang hendak dibeli tidak dilengkapi dengan testimoni karena hal tersebut membuat keyakinan calon konsumen menjadi berkurang, apalagi barang tersebut tidak bisa dilihat dan diperhatikan secara langsung. Testimoni pada dasarnya adalah salah satu bentuk testimoni dari konsumen yang merasa puas atau kecewa dengan produk yang dibelinya.

Jadi dalam suatu kegiatan pemasaran atau promosi, testimoni merupakan salah satu bentuk penilaian yang dilakukan oleh konsumen karena sudah merasa puas atau kecewa terhadap berbagai pelayanan produk atau jasa yang telah dibeli serta digunakannya.

Artinya, testimoni merupakan salah satu bentuk pernyataan atau pesan dari pelanggan mengenai pengalamannya selama bertransaksi dengan penjual, baik dalam hal pelayanan maupun kualitas barang atau jasa yang telah mereka beli.

Contoh sederhananya ada seseorang yang ingin membeli produk kosmetik di sebuah toko atau marketplace online. Kemudian, selama transaksi, komunikasi, pembayaran, dan barang sampai di tempat konsumen ternyata berjalan lancar, apalagi konsumen sudah merasakan manfaatnya.

Beberapa waktu kemudian, konsumen juga mengirimkan pesan kepada penjual dan kemudian membagikan pengalamannya jika konsumen tersebut merasa puas dengan kualitas dan layanan yang diberikan penjual. Nah, penyampaian pesan itulah yang disebut sebagai testimoni.

Manfaat Testimoni Untuk Bisnis

Biasanya, kebanyakan orang akan skeptis terhadap produk yang belum pernah mereka beli atau gunakan sebelumnya. Apalagi untuk beberapa produk yang dapat mempengaruhi terjadinya perubahan fisik, seperti produk kesehatan, produk kecantikan, dan lain sebagainya.

Semua pebisnis sadar akan hal ini dan biasanya menempatkan testimoni dari konsumen sebelumnya pada halaman penjualan, sehingga pernyataan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan calon konsumen lain terhadap produk yang mereka jual.

Berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa testimoni memiliki peran begitu penting dalam proses pemasaran suatu produk. Berikut ini penjabaran lengkap mengenai berbagai manfaat dari testimoni:

1. Meningkatkan Keyakinan Konsumen Baru

Biasanya testimoni dari pelanggan sebelumnya sangat mampu mempengaruhi emosi atau pemikiran pelanggan baru, sehingga mereka akan lebih percaya pada produk yang dijual oleh penjual.  Tentu kunci utama dalam mengembangkan suatu bisnis adalah kepercayaan konsumen baru terhadap bisnis tersebut.

Dengan menempatkan testimoni positif dari pelanggan sebelumnya, maka nilai reputasi sebuah bisnis tentunya akan semakin baik di mata calon pelanggan dan semakin mudah untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. 

2. Pemasaran Media Gratis

Testimoni menjadi salah satu strategi pemasaran yang sangat efektif untuk diterapkan pada semua bidang bisnis karena dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli baru dan sebagai alat pemasaran bisnis gratis.  Selain itu, testimoni juga bisa dikatakan sebagai strategi promosi produk tertentu dari mulut ke mulut hingga pesan yang ingin disampaikan penjual bisa tersebar lebih luas.

3. Sebagai Bahan Periklanan

Kehadiran satu testimoni positif mampu memberikan pengaruh besar terhadap strategi pemasaran dalam suatu bisnis.  Salah satunya adalah dapat digunakan sebagai materi iklan.

Testimoni yang telah diberikan oleh pembeli sebelumnya berupa sms, update story, email, atau komentar pada situs resmi dapat dijadikan sebagai materi pemasaran yang unik serta  mampu memberikan efek lebih baik dalam suatu proses pemasaran.

4. Sebagai Bahan Evaluasi

Kita harus memahami bersama bahwa tidak semua konsumen bersedia memberikan review atau testimonial positif. Sebagian pembeli pasti dapat memberikan testimoni negatif, yakni berupa kritik pengemasan atau proses pengiriman yang tidak cepat.

Namun hal ini bisa dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki hal-hal yang perlu diperbaiki. Jadi sebenarnya testimoni negatif itu tidak terlalu buruk, tinggal bagaimana kita merespon dan memperbaikinya agar bisa meningkatkan kemajuan bisnis.

5. Bentuk Apresiasi Konsumen

Pada umumnya setiap manusia pasti senang mendapatkan perhatian atau apresiasi dari manusia lain. Faktanya, banyak pembeli yang suka membaca hasil testimoni mereka sendiri di toko online. Pelanggan yang puas dan merasa dihargai secara otomatis akan bermurah hati, yang memungkinkan untuk pembelian kembali.

Bagaimana Caranya Mendapatkan Testimoni yang Baik dari Konsumen?

Pada prinsipnya testimoni yang baik akan selalu diawali dengan kepuasan yang dialami konsumen setelah berbelanja atau menggunakan produk. Jika pengalaman ini tidak bisa didapatkan oleh pembeli, maka jangan harap mendapatkan testimoni bernilai positif.

Dikutip dari SearchEngineLand.com, sekitar 88% pembeli online akan memutuskan untuk membeli produk lagi setelah melihat review dan testimonial dari pengguna sebelumnya.  Oleh karena itu, setiap pebisnis pasti tahu cara mendapatkan testimoni yang positif. Berikut ini langkah-langkahnya:

1. Berinteraksi dengan Konsumen

Kualitas produk yang baik merupakan awal sempurna dalam menjual suatu produk. Namun akan sangat tidak maksimal jika tidak dibarengi dengan gaya komunikasi yang baik.

Langkah selanjutnya adalah menindaklanjuti dan meminta testimoni dari konsumen dengan bermacam-macam cara, seperti dari aplikasi chatting, telepon atau email. Selain mendapatkan testimoni, interaksi juga bisa dilakukan dalam bentuk perhatian kepada para pelanggan.

2. Hargai Testimoni Setiap Pelanggan

Perlu diingat bahwa testimoni yang diberikan konsumen memiliki pengaruh besar dalam pemasaran. Untuk itu, sangat disarankan untuk bisa mengapresiasi setiap testimoni dari pelanggan, di mana bentuk apresiasi bisa berupa bonus atau pemberian bingkisan kepada konsumen yang telah memberikan testimoni secara jujur meskipun testimoni bernilai negatif.

3. Aktif di Media Sosial

Secara umum konsumen sangat suka berbagi pengalaman di media sosial masing-masing, termasuk saat berbelanja online. Untuk itu, dibutuhkan pengerjaan konten dan pemberian feedback secara aktif pada media sosial agar interaksi dengan konsumen bisa tercipta dengan baik. 

Penutup

Jadi, jika testimoni baik berperan besar dalam kegiatan pemasaran, maka testimoni buruk juga berperan dalam meningkatkan kualitas suatu produk. Oleh karena itu, kita harus bisa mendapatkan testimoni serta mampu bertindak dengan baik demi mencapai tujuan utama perusahaan.