Salah satu cara sederhana untuk mempunyai website pribadi untuk berbagai keperluan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya besar, waktu, serta tenaga, bisa dilakukan dengan bantuan CMS. CMS atau Content Management System merupakan solusi praktis untuk bisa mempunyai website dengan tampilan sederhana. Fungsi CMS adalah untuk pengelolaan serta pembuatan berbagai fitur dan juga halaman pada situs tersebut.

Untuk lebih memahami apa itu CMS beserta keunggulan dan manfaatnya, simak ulasannya di bawah ini!

Pengertian CMS

Content Management System dapat diartikan sebagai sistem perangkat lunak untuk pengaturan serta pembuatan konten yang umumnya berkaitan dengan bisnis, misalnya untuk website profil perusahaan, blog, landing page, dan sebagainya. Pengembangan website bisa dilakukan secara sederhana tanpa waktu lama dan kostumisasi tampilan website bisa diatur atas kemauan dari masing-masing pemilik website.

Pada CMS, terdapat setidaknya 2 hal yang berfungsi untuk mengelola konten yang terdiri dari CMA (Content Delivery Application) dan CDA (Content Delivery Application). CMA dan CDA mempunyai fungsi berbeda. CMA adalah pengelolaan dan pengaturan konten yang hendak dibuat, sedangkan CDA berfungsi untuk melakukan pembaruan (update) terhadap konten dari pemilik website sebelumnya.

Fungsi CMS

1. Mengatur dan mengelola konten secara lebih fleksibel karena terbantu berkat adanya fitur pengaksesan yang berkedudukan sebagai administrator

2. Meminimalisir terjadinya pengelolaan konten dalam waktu lama

3. Menyediakan pengembangan terkait strukturisasi layout yang telah disediakan secara otomatis

4. Menjaga kualitas tampilan website, sehingga menampilkan sesuatu yang bisa lebih mudah dipahami karena bersifat menarik serta interaktif

Macam-Macam CMS

1. WordPress

WordPress merupakan salah satu penyedia layanan CMS yang banyak digunakan di seluruh dunia yang difungsikan sebagai blog engine dalam penggunaan sistem basis data MySQL serta bahasa pemrograman PHP. Berbagai aktivitas manajerisasi berbagai aktivitas pembuatan konten yang dimulai sejak tahapan pembuatan, desain, hingga publikasi konten.

2. Drupal

Drupal adalah aplikasi open source yang termasuk dalam golongan CMS. Berbeda dengan WordPress, aplikasi Drupal masih jarang digunakan tetapi jika dibandingkan dengan aplikasi CMS lainnya, Drupal memiliki kelebihan dari segi keamanan dengan fitur-fitur yang mudah digunakan karena tingkat fleksibilitasnya lumayan tinggi.

3. TYPO3

TYPO3 merupakan sebuah aplikasi open source untuk content management system yang ditulis ke dalam bahasa pemrograman PHP. TYPO3 awal mulanya dikembangkan oleh Kasper Skårhøj serta memiliki berbagai fitur untuk bisa menjalankan website dengan menampilkan web based  kepada para pengguna

Penutup

CMS dapat dijadikan sebagai referensi untuk membangun serta mengembangkan website dengan tampilan sederhana tanpa perlu menghabiskan banyak waktu, tenaga, serta biaya. Dengan CMS, pengelolaan konten bisa lebih dilakukan secara teratur karena berbagai fitur yang terdapat dalam CMS memang bertujuan untuk memudahkan penggunanya.

Saat ini telah tersedia pula berbagai macam CMS yang bisa dipertimbangkan berdasarkan keuntungan serta kelebihannya, tetapi secara umum, masing-masing CMS memiliki fungsi alur kerja yang tidak jauh berbeda.