Dalam ilmu ekonomi, istilah prinsip ekonomi digunakan sebagai perhitungan untuk memperoleh dan membandingkan nilai rasional dari kegiatan pemenuhan kegiatan ekonomi. Perbandingan tersebut terdiri dari pengeluaran biaya dengan perolehan hasilnya. Tujuan dari terciptanya unsur-unsur dalam prinsip ekonomi adalah untuk menghindari terjadinya kelangkaan produk. Kelangkaan produk merupakan sesuatu yang mendasar pada kegiatan ekonomi dan terjadi sewaktu-waktu, sehingga masyarakat dituntut untuk tetap berusaha semaksimal mungkin agar bisa memperoleh tujuan dengan biaya pengeluaran seminim mungkin.

Pengertian Prinsip Ekonomi

Prinsip ekonomi diartikan sebagai proses pemenuhan kebutuhan dan permintaan tak terbatas dengan sumber daya yang nilainya terbatas. Sehingga tujuan dari praktik penerapan prinsip-prinsip ekonomi selalu berhubungan dengan tindakan agar terhindar dari kelangkaan produk. Oleh karena itu, manusia harus bisa memperhitungkan segala beban biaya untuk setiap kebutuhannya dan pada prinsip ekonomi muncul suatu istilah, yaitu perolehan tujuan yang dihasilkan harus semaksimal mungkin dengan biaya pengeluaran seminimal mungkin.

Manfaat Prinsip Ekonomi

Adapun manfaat dari prinsip ekonomi diantaranya sebagai bentuk optimalisasi atas sumber daya yang ada untuk memperoleh keuntungan maksimal, meminimalisir risiko kerugian agar mencapai hasil kerja yang terjamin sesuai standar sehingga kepuasan dan kesejahteraan hidup bisa didapatkan.

Ciri-Ciri Prinsip Ekonomi

1. Bertindak Rasional

2. Bertindak Atas Penyusunan Skala Prioritas

3. Bertindak Ekonomis

4. Bertindak Untuk Penghematan

5. Bertindak Atas Prinsip Cost and Benefit

Macam-Macam Prinsip Ekonomi

1. Prinsip Ekonomi Produsen

Produsen bertugas untuk memproduksi barang dan jasa. Posisi dari produsen ini diisi oleh perusahaan atau bisnis tertentu yang bertugas sebagai pengelola, penciptaan, serta produksi barang dan jasa. Setiap orang di dalam perusahaan tersebut mempunyai tugas masing-masing dan bekerja sama untuk memperoleh hasil usaha. Tujuan kegiatan produksi adalah menyediakan serta menjual barang dan jasa untuk memenuhi kegiatan konsumen dan mendapatkan keuntungan dari penjualan tersebut.

Contoh prinsip ekonomi bagi produsen, diantaranya mencari bahan baku yang sesuai dengan standar produksi, mengelola bahan baku sesuai tujuan produksi, menciptakan inovasi baru, serta mengolah bahan baku agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan sebelumnya dan bila perlu menambah standarnya dari waktu ke waktu.

2. Prinsip Ekonomi Distributor

Distributor adalah pihak yang melaksanakan dan berperan sebagai perantara antara produsen dengan konsumen. Distributor membantu proses penyaluran barang dari produsen ke tangan konsumen. Peran distributor hanya sebagai penyalur dan perantara barang saja, tidak ada bentuk kegiatan lain yang dilakukan oleh distributor. Kegiatan penyaluran dapat dilakukan langsung kepada konsumen atau melalui agen-agen khusus, seperti pihak dropshipper dan reseller.

Contoh prinsip ekonomi bagi distributor adalah melakukan pengambilan, penyaluran, dan pemberian barang-barang hasil produksi secara langsung kepada masyarakat atau melalui agen-agen bisnis. Untuk menekan biaya distribusi, pihak distributor harus mengakalinya dengan sejumlah strategi agar keuntungan dari kegiatan ekonomi satu ini dapat diperoleh secara maksimal. Selain itu, produk yang didistribusikan harus dikelompokkan berdasarkan jenis, komoditas, serta sasaran distribusi.

3. Prinsip Ekonomi Konsumen

Konsumen adalah pihak yang berperan sebagai pengguna produk barang dan jasa. Konsumen mempunyai tujuan untuk bisa memenuhi kebutuhannya, sehingga harus mengeluarkan sejumlah biaya agar mampu mencapai hal tersebut. Pihak yang hanya menggunakan produk barang atau jasa pantas disebut sebagai konsumen karena pihak yang membeli lalu menjualnya kembali bukan termasuk kalangan konsumen. Intinya, konsumen membeli barang dan jasa untuk digunakan sebagai keperluan pribadinya.

Contoh prinsip ekonomi bagi konsumen adalah membeli dan memenuhi kebutuhan primer dan sekunder sesuai dengan skala prioritas, sebisa mungkin untuk mengeluarkan biaya hanya untuk keperluan penting atau mendesak, menghindari gaya hidup konsumtif.

Penutup

Penjelasan mengenai prinsip-prinsip ekonomi di atas telah mampu menyadarkan kita bahwa pengelolaan keuangan untuk memutuskan pembelian terhadap pemenuhan kebutuhan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan manusia sebagai makhluk hidup. Tiap keputusan tentunya mengandung sejumlah risiko dan keuntungan, baik dari segi manfaat dan beban biaya pengeluarannya.

Oleh karena itu, prinsip ekonomi hadir sebagai upaya untuk mengarahkan manusia agar bisa menghitung perbandingan nilai rasionalitas antara biaya pengeluaran dengan sesuatu yang didapatkan,