Saat membuka platform lowongan kerja seperti yang ada di halaman Lowongan Kerja Jogja , ada 2 posisi pekerjaan yang paling digemari oleh calon pelamar, yakni Sales dan Marketing. Namun, masih banyak orang yang mengira bahwa kedua posisi pekerjaan ini dianggap sama, padahal dari rincian job descriptionnya saja sudah berbeda lho. Penasaran dimana letak perbedaannya? Cermati penjelasan berikut ini ya!

Tugas yang berbeda pada target penjualan tertentu
Umumnya, untuk bisa mencapai target yang sudah ditentukan perusahaan, seorang sales akan lebih banyak bertatap muka langsung dengan calon konsumen untuk menjelaskan ide persuasif sesuai dengan produk yang dipromosikan. Berbeda dengan marketing yang lebih banyak mengumpulkan strategi dan perencanaan target market di belakang layar.

Memiliki fungsi dan ruang lingkup yang berbeda
Posisi sales bisa dikatakan lebih mengarah ke jangka pendek karena setelah berinteraksi langsung ke calon konsumen, melakukan penawaran dan menyepakatinya, maka biasanya selesai juga tanggung jawab terhadap konsumen tersebut. Sedangkan orang marketing, selalu berpikir jangka panjang dengan melihat kondisi pasar ke depan serta metode promosi yang direncanakan secara matang.

Memang saling bersinergi tapi keduanya memiliki tujuan masing-masing
Secara umum, kedua posisi ini ditugaskan untuk menaikkan penjualan. Namun juga memiliki tujuan khusus yang berbeda. Pada waktu perencanaan, tim sales akan menetapkan target penjualan pada periode tertentu. Tetapi marketing harus memastikan bahwa kualitas produk dan brand image tertentu sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Memiliki kualifikasi pekerjaan yang berbeda
Ketika ingin menjadi sales, kamu harus memiliki skill komunikasi persuasif yang baik agar calon konsumen yang diberikan penawaran bisa tertarik dan melakukan deal. Sedangkan untuk marketing, maka kemampuan menganalisis kondisi pasar dan target peluang yang perlu dimiliki agar bisa memberikan arahan yang baik untuk jangka panjang.