Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the saasland domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1776324/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170
Ternyata Istilah Window Dressing & Contoh Kasus Yang Wajib kamu ketahui
Cara Kerja Window Dressing

Menjelang akhir kuartal tahun berjalan, manajer investasi yang  memiliki tanggung jawab dalam membuat laporan keuangan kinerja portfolio racikan manajer investasi tersebut kepada para klien investor.

nah Disini manajer investasi cenderung akan menjual saham dengan kinerja rendah dengan tujuan untuk dilaporkan sebagai bentuk pengurangan pajak, sekaligus untuk mengganti dengan posisi pada saham lain yang diperkirakan akan menghasilkan keuntungan lebih besar dalam jangka pendek. Hal ini dilakukan sebagai usaha manajer investasi untuk memperbaiki kinerja keseluruhan portofolio.

Prinsip Utama Membeli Saham saat Window Dressing
  1. Saham yang uptrend lebih mudah menghasilkan keuntungan.
  2. Diversifikasi uang/modal anda harus diterapkan agar modall tidak berkurang besar akibat kerugian
  3. Investor cenderung membeli saham dengan fundamental baik sehingga likuiditasnya terjamin aman.
  4. Pilih Valuasi harga saham yang benar undervalued.
  5. Teliti kembali Prospek saham perusahaan yang ingin dibeli,apakah masih dapat bertumbuh atau sudah mentok stagnan

© 2022, TOP 2025 LAPTOP AI. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA