Apa itu crowdfunding? Crowdfunding merupakan suatu sistem pembelian properti yang dilakukan tidak dengan dana kepemilikan sendiri secara penuh. Atau dengan arti kata crowdfunding merupakan pembelian suatu produk properti sebagai cara investasi yang dilakukan secara patungan.
Investasi properti dengan cara crowdfunding merupakan metode investasi properti yang sangat menyenangkan karena kita bisa mendapatkan produk properti dengan harga yang murah dan tidak terbebani.

Namun memang ada kelemahan investasi semacam ini yaitu karena kepemilikan suatu properti bukan kepemilikan satu orang saja melainkan menjadi kepemilikan bersama sehingga hak properti juga hak bersama. Namun jika Anda merasa tidak masalah dengan semua itu atau ingin mengenal lebih jauh tentang crowdfunding, berikut ulasannya untuk Anda!

Cara Investasi Properti Melalui Crowdfunding
Tentu kita sudah paham di awal bahwa menjalankan investasi properti melalui cara ini memiliki kekurangan yaitu kepemilikannya menjadi hak bersama. Karena itu investasi properti crowdfunding biasanya berakhir dengan properti yang disewakan dan hasil sewanya dibagi sesuai presentase modal masing – masing investor.

Mulai dari bagaimana proses perizinan sampai dengan seperti apa manajemen propertinya, semua akan diurus oleh pihak perusahaan yang bertindak sebagai fasilitator dari kegiatan crowdfunding tersebut. Namun sekalipun investasi properti murah dengan cara crowdfunding ini dirasa mudah dan meringankan beban, tetap saja ada plus minus atau kelebihan dan kekurangan dari crowdfunding properti sendiri.

Apa sajakah kelebihan dan kekurangan investasi properti murah dengan cara crowdfunding?
Awalnya, kegiatan crowdfunding dianggap sebagai salah satu kegiatan yang memberikan jaminan keuntungan dari sewa dan kegiatan jual beli aset properti crowdfunding tersebut. Jadi berbeda dengan peer to peer lending.

Kalau peer to peer lending untungnya dari bunga, maka crowdfunding mengambil keuntungan dari hasil sewa dan kegiatan jual beli. Anda yang menghindari segala bentuk riba, maka jenis investasi properti dengan cara crowdfunding ini sangat cocok untuk Anda.

Namun dibalik keuntungan investasi yang jauh dari bunga dan memberikan banyak manfaat tersebut, tetap saja ada kekurangan investasi ini. Salah satu kekurangan dari investasi properti dengan cara melakukan pembiayaan crowdfunding adalah keuntungan yang bisa dinikmati melalui kegiatan crowdfunding bisa dirasakan cukup lama.

Artinya keuntungannya tidak bisa dirasakan secara instan seperti bunga dari kegiatan peer to peer lending bisa dirasakan saat itu juga. Namun keuntungan investasi properti crowdfunding hanya bisa dirasakan ketika propertinya sudah beroperasi.

Kita memang harus mengakui bahwa investasi properti menjanjikan keuntungan yang sangat besar namun baiknya sebelum Anda memutuskan untuk melakukan investasi, Anda harus tetap ingat dengan prinsip high risk high return, low risk low return.

Jadi keuntungan yang besar dari kegiatan investasi properti crowdfunding juga diiringi dengan resiko yang besar juga. Jadi semuanya harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin. Selain investasi properti yang bisa menjadi salah satu cara manajemen asset yang bisa dilakukan, investasi saham juga bisa menjadi cara lain untuk melakukan manajemen asset.

Jika Anda tertarik melakukan investasi saham, Anda bisa bergabung dulu di komunitas investasi saham perusahaan public atau non public melalui emiten.com.

Disana berbagai informasi menarik mengenai saham akan Anda temukan. Juga tersedia analis dan konsultan bisnis yang pastinya akan membantu Anda melakukan analisa perusahaan yang tepat untuk investasi. Sehingga dana investasi Anda tidak akan sia – sia dan Anda bisa memilih instrumen investasi secara tepat sesuai kebutuhan Anda.