Lingkungan pekerjaan yang toxic tentu membuat kamu bekerja menjadi tidak nyaman, depresi dan memicu stress kerja. Toxic environment di lingkungan kerja yaitu suasana kantor tidak ideal seperti mengalami bullying, saling tidak percaya dan kurang menghargai satu sama lain. Jika terus-terusan seperti ini tidak hanya pegawai yang dirugikan tetapi perusahaan juga semakin lama akan semakin merugi.

Jika kamu sudah tidak tahan terjebak dalam kondisi seperti ini kamu bisa saja resign atau pindah kerja tetapi ditengah kondisi seperti ini tidak semua orang bisa memutuskan untuk pindah kerja ada yang mati-matian menahan diri karena kondisi perekonomian yang mendesak.

Emiten.com punya beberapa tips untuk menghadapi kondisi kerja seperti ini loh.

1. Jangan melihat gadget dan email sebelum bekerja

Biasanya saat bangun tidur, orang-orang cenderung akan langsung melihat handphone nya dan membaca email pekerjaan. Nah hal ini ternyata hal yang buruk lho, karena kamu akan pusing duluan dan memupuk pikiran-pikiran negatif dalam jangka waktu yang lama sehingga sampai di kantor kamu menjadi lebih sensitif dan gampang emosi.

2. Jauhi rekan kerjamu yang toxic

Ketika kamu sadar mana rekan kerjamu yang toxic berusahalah untuk menjauhinya demi kebaikanmu sendiri, jika rekanmu mulai mencari-cari masalah segera menyingkir darinya karena merekalah sumber penyakit dari dalam perusahaan.

3. Ganti pola berpikirmu

Saat kamu dihadapi dengan orang-orang yang membawa pengaruh negatif ini berpikirlah dengan pola pikir yang lain. Pandang hal tersebut sebagai sebuah pengalaman untuk kamu belajar jika kamu memandang segala sesuatu ke hal yang lebih positif maka tingkat stress kerjamu akan berkurang.

Tarik nafas jika dan hening selama beberapa menit ketika kamu mulai merasakan emosi yang meluap-luap, karena teknik ini akan membantu pikiranmu agar lebih tenang dan positif.

4. Beri jarak dirimu dari pekerjaan

Setelah pulang kerja kamu perlu memisahkan dirimu dari pekerjaanmu dan merasakan rasa nyaman dirumah. Kamu bisa melakukan me time dengan diri sendiri, melakukan hobi yang kamu ingin lakukan atau berolahraga sehingga pikiranmu menjadi lebih tenang dan tubuhmu menjadi lebih bugar.

5. Be grateful

Kamu bisa menuliskan apa-apa saja hal yang membuatmu bersyukur di hari ini, seperti perjalanan menuju kantor lancar, langit cerah, kerjaanmu selesai dengan baik dan lainnya agar meningkatkan mood positif kamu dan mencegah dari pikiran-pikiran buruk yang otomatis muncul.