saasland domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1776324/public_html/wp-includes/functions.php on line 6170Pada dasarnya manusia memiliki kebutuhan yang beragam. Kebutuhan bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia pun berbeda-beda. Namun, kebutuhan hidup manusia dapat dikategorikan menjadi 3 jenis, yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Ketiga jenis kebutuhan tersebut memiliki tingkat kepentingan yang berbeda pula. Kebutuhan manusia yang paling dasar adalah kebutuhan primer yaitu makanan, pakaian, dan tempat tinggal. Sedangkan, kebutuhan sekunder merupakan penunjang kebutuhan primer, sehingga tidak wajib untuk segera dipenuhi. Adapun kebutuhan tersier yang akan dijelaskan secara lebih detail mulai dari pengertian, faktor pengaruh, hingga contoh dari kebutuhan tersier. Simak penjelasannya di bawah ini.
Pengertian Kebutuhan Tersier
Kebutuhan tersier merupakan kebutuhan manusia yang terdiri atas barang mewah. Oleh sebab itu kebutuhan tersier merupakan kebutuhan paling akhir yang akan dipenuhi dan tidak semua orang mampu memenuhi kebutuhan ini. Kebutuhan tersier bertujuan hanya untuk memenuhi kesenangan diri saja. Ketika mampu memenuhi kebutuhan tersier, seseorang akan merasa memiliki derajat yang lebih tinggi karena dilihat lebih dibandingkan yang lainnya. Dengan kata lain, kebutuhan tersier dipenuhi demi menjaga martabat diri dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat. Terkadang kebutuhan tersier juga mengarah pada kepentingan yang hanya bersifat konsumtif.
Faktor Pengaruh Kebutuhan Tersier
Kebutuhan tersier seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain sebagai berikut:
Contoh Kebutuhan Tersier

Penutup
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa kebutuhan yang bersifat wajib adalah kebutuhan primer, sedangkan kebutuhan sekunder merupakan penunjang, dan kebutuhan tersier hanya sebagai pelengkap. Oleh sebab itu, kebutuhan tersier memberikan tambahan nilai seperti keindahan dan lainnya. Ketika kebutuhan tersier akan dipenuhi, maka pemenuhan kebutuhan primer dan sekunder tidak boleh terpengaruh.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan tersier merupakan kebutuhan barang-barang mewah yang bersifat sebagai pelengkap saja dan cenderung melambangkan status kekayaan.
© 2021 – 2025, TOP 2025 LAPTOP AI. All rights reserved.
Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia
PT APLIKASI EMITEN INDONESIA