Ada banyak jenis dan produk investasi reksadana yang sekarang ini bisa menjadi pilihan investasi kita. Hanya saja, banyak orang yang masih belum percaya dengan investasi reksadana karena dibayang – bayangi oleh kerugian atau kegagalannya.  Padahal sebenarnya investasi reksadana merupakan suatu jenis investasi yang sangat menguntungkan utamanya jika Anda memilih jenis investasi reksadana yang tepat dan aman. Untuk mendapatkan investasi reksadana yang aman, ada beberapa tips dalam memilihnya. Berikut tips memilih investasi reksadana yang paling aman dan perlu Anda pahami.

Tips Jitu Memilih Investasi Reksadana Paling Aman
Pilih investasi yang memiliki ijin OJK
Reksadana yang baik adalah reksadana yang sudah memiliki ijin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena itu tugas Anda yang akan memilih produk investasi reksadana, agar tidak sampai salah pilih Anda harus memastikan bahwa reksadana pilihan yang akan Anda beli sudah mengantongi izin dari OJK tersebut.

Jika ijinnya meragukan maka baiknya jangan Anda melakukan investasi lebih dulu. Karena bisa jadi investasi Anda merupakan investasi bodong sehingga banyak hal yang berpotensi dilanggar dan merugikan Anda di kemudian hari.
Jangan Anda merasa silau dengan tawaran keuntungan selangit sehingga lupa mengecek izinnya dan bahkan mengabaikannya. Padahal sebenarnya setinggi apapun potensi return investasi yang diberikan, hal tersebut masih tidak aman jika tidak ada izin resmi dari otoritas jasa keuangan atau OJK.

Lihat dulu bagaimana prospectus reksadana
Apa itu prospectus?  Prospectus merupakan suatu buku manual investasi reksadana. Dalam prospectus tersebut, Anda bisa mendapatkan semua informasi penting terkait dengan investasi reksadana.  Darisana Anda bisa tahu manajer investasi, kelengkapan ijin, kebijakan investasi, biaya investasi serta tata cara pembelian, tata cara penjualan dan sebagainya. Karena itu kewajiban Anda sebelum berinvestasi, baca dulu prospectus tersebut.

Pastikan tujuan investasi sesuai dengan pilihan reksadana

Aman atau tidaknya investasi sangat ditentukan oleh jenis reksadana yang Anda pilih dan tujuan keuangan yang Anda ingin capai. Sebagai contoh, jika investasi yang Anda lakukan adalah investasi untuk dana pendidikan anak 5 bulan lagi yang akan masuk SMP.

Karena Anda ingin profit yang besar dalam waktu singkat dan melihat prospek kenaikan harga saham yang signifikan kemudian Anda investasi saham. Hal tersebut sangat tidak dianjurkan tanpa pedoman market yang jelas. Karena jika tiba – tiba harga saham anjlok, ketika bulan ke lima Anda butuh uang maka Anda tidak akan bisa dapat cuan sesuai kebutuhan Anda.

Jika kebutuhan mendadak Anda miliki dan tujuan investasi Anda adalah untuk kebutuhan mendadak tersebut maka dianjurkan Anda melakukan investasi di bidang pasar uang. Mengapa? Karena fluktuasi harga dan resiko di sektor pasar uang lebih rendah.
Jadi intinya bahwa kecocokan antara jenis reksadana yang dipilih dengan tujuan atau kapan investasi dibutuhkan akan sangat kritikal dalam penentuan besar atau kecilnya resiko. Selain investasi reksadana yang bisa menjadi pilihan mengamankan dana keuangan agar bisa bebas financial di masa depan, jenis investasi lain yang juga bisa dimanfaatkan adalah investasi saham.

Jika Anda tertarik untuk melakukan investasi saham, Anda bisa akses informasinya lebih dulu di emiten.com. Disana berbagai informasi menarik mengenai saham akan Anda temukan. Juga tersedia analis dan konsultan bisnis yang pastinya akan membantu Anda melakukan analisa perusahaan yang tepat untuk investasi.

Sehingga dana investasi Anda tidak akan sia – sia dan Anda bisa memilih instrumen investasi secara tepat sesuai kebutuhan Anda.