Investasi pada bursa efek mengenal setidaknya 2 istilah yang berkaitan dengan tujuan untuk meraih keuntungan berinvestasi, yakni berdasarkan trading dan investing. Trading dan investing mempunyai perbedaan spesifik yang berkaitan dengan jangka waktu penanaman modal serta perolehan keuntungannya, Pada trading, jangka waktunya bisa dikatakan jangka pendek karena dilakukan dalam hitungan hari, jam, bahkan menit, sedangkan jangka waktu pada investasi berlaku secara jangka panjang dengan hitungan bulan bahkan tahun. 

Bagi seseorang yang baru tertarik dengan dunia investasi pada pasar modal, tentunya akan mengajukan sebuah pertanyaan mengenai bentuk investasi mana yang lebih baik. Apakah trading atau investing? Keduanya memiliki keunggulan dan kelebihannya masing-masing, sehingga perlu memahami lebih lanjut sebelum resmi berinvestasi dalam pasar modal. Simak penjelasannya di bawah ini ya!

Trading

Trading adalah transaksi penjualan dan pembelian saham dalam jangka waktu relatif pendek berdasarkan hitungan detik, menit, jam, dan hari. Seseorang yang menjalankan bentuk investasi ini disebut dengan trader. Untuk menghasilkan keuntungan maksimal pada tiap investasi, seorang trader perlu melakukan pemantauan berkala terhadap saham tertentu setiap harinya selama jam bursa saham dibuka. Pemantauan ini memang membutuhkan waktu serta konsentrasi tinggi karena investasinya berjangka pendek.

Umumnya, seorang trader mempunyai modal besar sehingga mampu membeli saham dalam jumlah besar untuk memperoleh keuntungan maksimal. Apabila kepemilikan modal sedikit, sebaiknya disarankan agar memilih investasi jangka panjang karena terjadinya pengembangan jumlah modal secara masif berpeluang besar pada jenis investasi tersebut. 

Secara umum, trader menerapkan gambaran analisis teknikal dalam memutuskan investasinya serta didukung oleh berbagai informasi terkini berkaitan dengan saham, kebijakan pemerintah, atau ekonomi makro karena hal tersebut berpengaruh kuat terhadap pergerakan harga saham. 

Dalam praktiknya trader dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu scalper, swing trader, day trader, dan position trader. Masing-masing jenis trader tersebut mempunyai strategi berbeda dalam menjalankan kegiatan trading yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuannya. 

Investing

Investing merupakan kegiatan investasi dalam jangka waktu panjang dengan hitungan bulan atau tahun. Seseorang yang menjalankan investasi jangka panjang disebut sebagai investor. Umumnya, seorang investor memilih investasi jangka panjang karena ingin menghasilkan keuntungan berlipat ganda dibandingkan melakukan melakukan investasi jangka pendek.

Selain itu, alasan seseorang memilih menjadi investor adalah karena tidak harus rutin melakukan pemantauan setiap saat terhadap pergerakan harga saham karena diyakini menguras banyak waktu, pikiran, serta tenaga. 

Investor mempunyai target dan batas waktu tertentu mengenai sampai mana mereka akan mempertahankan saham yang dimiliki. Oleh sebab itu, seringkali investor tetap mempertahankan sahamnya meskipun tengah terjadi penurunan dan tidak langsung menjualnya secara tiba-tiba karena mereka telah mengatur taktik untuk menahan (hold) dan menjual sahamnya. 

Dalam memilih saham mana yang pantas dibeli, investor umumnya menerapkan pengukuran berdasarkan analisa fundamental meliputi teknikal, laporan keuangan, kapitalisasi pasar, laba bersih, dan sebagainya. Melalui analisa fundamental, investor akan menerima pertimbangan perihal saham apa saja yang sesuai dengan kriteria fundamentalnya. Selain itu, saham-saham undervalue umum dipilih untuk diinvestasikan karena memiliki prospek peningkatan harga saham secara jangka panjang. 

Trading Atau Investing, Lebih Unggul Mana?

Berdasarkan penjelasan di atas, untuk menjawab pertanyaan mengenai lebih baik mana antara trading atau investing sesungguhnya harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pihak. Penyesuaian kondisi bernilai krusial karena berpengaruh secara langsung kepada seseorang yang menjalankan investasi tersebut. Kesiapan modal, pengalaman dan wawasan, hingga kekuatan mental diperlukan dalam kegiatan investasi karena berisiko tinggi.

Sehingga, apabila seseorang memilih jenis investasi saham mana untuk dipilih sebaiknya disesuaikan terlebih dahulu dengan kondisi masing-masing berdasarkan faktor-faktor di atas agar kegiatan investasi saham menghasilkan manfaat baik serta meminimalisir kerugian di berbagai bentuk. 

Penutup

Baik trading maupun investing masing-masing memiliki keunggulan, kekurangan, karakteristik, serta mekanismenya. Investasi baiknya dilakukan berdasarkan kemampuan dan situasi terkini karena apabila terlalu memaksakan diri untuk memperoleh keuntungan besar dengan waktu singkat, akan merugikan dan memberikan beban tinggi.