Istilah remittance – Bagi kamu yang belum tahu, remittance ini adalah bentuk transfer valas (valuta asing) yang dilakukan baik oleh individu maupun perusahaan dari dalam ke luar negeri dan vice versa. Transaksi ini biasanya dilakukan oleh lembaga keuangan seperti bank maupun non bank dan untuk prosesnya biasanya memakan waktu yang cukup lama. Untuk penjelasan lebih dalam bisa kamu baca di sini.

Apa itu Remitting Bank

Tidak semua bank menyediakan jasa pengiriman uang / transaksi valas ke luar negeri yang dipilih pengirim. Remitting bank adalah bank yang menyediakan layanan tersebut, correspondent bank merupakan bank perantara yang menghubungkan remitting bank dengan beneficiary bank (bank tujuan untuk menerima pengiriman uang remittance dari bank lain).

Cara kerja Remittance

Setiap bank pada umumnya memiliki sistem masing-masing yang serupa dan hampir mirip. Namun, untuk amannya ada baiknya kamu mempelajari lagi secara cermat metode setiap bank secara terperinci. Umumnya apabila kamu sudah bisa melakukan transaksi remittance dari satu bank, kamu tidak akan mengalami banyak kesulitan untuk melakukannya di bank lain.

Proses pengiriman dapat dibagi menjadi dua jenis yakni secara daring / online maupun luring / offline:

Metode Pengiriman secara Offline

  1. Kamu bisa mengunjungi kantor cabang bank terdekat yang menyediakan layanan remittance
  2. Lanjutkan dengan pengisian formulir pengiriman uang
  3. Serahkan jumlah uang yang ingin ditransfer, biasanya bisa langsung berupa cash maupun dipotong langsung dari rekening bank yang kamu miliki
  4. Biaya administrasi dan jasa pengiriman akan dipotong langsung dari rekening bank

Metode Pengiriman secara Online

  1. Masuk dan login ke aplikasi bank digital yang kamu pilih
  2. Pilih menu “transfer” lalu pilih “transfer valas”
  3. Tentukan negara tujuan yang kamu tuju
  4. Pilih mata uang pengiriman
  5. Pilih bank dan masukkan data diri penerima
  6. Masukkan nominal dana yang kamu hendak kirimkan
  7. Klik tombol lanjut dan tunggu hingga transaksi selesai

Biaya Transfer Remittance

Dalam setiap transaksi pengiriman uang ke luar negeri, kamu akan dikenakan biaya tambahan berupa biaya administrasi dan jasa pengiriman. Umumnya, setiap bank memiliki rincian biayanya masing-masing dan syarat melakukan pengiriman. Berikut beberapa biaya remittance bank di Indonesia

Bank Mandiri Rp 35.000,- (biaya TT Swift), % dari nominal uang yang dikirimkan (biaya provisi), USD 25-30 (biaya untuk kiriman uang yang diterima full)
Bank BCA Rp 50.000,- (biaya telex) + USD10
Bank BRI USD 20-30 (khusus transaksi full), USD 5-25 (khusus transaksi non-full)
Bank BNI Rp 35.000,- (biaya TT Swift) USD 5-50 (biaya provisi), USD 25 (biaya ongkos bank koresponden)
Western Union Mulai dari Rp 100.000,- sampai Rp 1.000.000,- (bergantung nominal transfer)
DBS Gratis

Proses Remittance

Lama proses ini bergantung pada metode pengiriman uang, prosesnya kurang lebih memakan waktu 10 menit, namun baru bisa diterima dalam waktu 1-3 jam. Untuk transaksi online biasanya prosesnya lebih cepat.

Apa itu Remittance Advice

Remittance advice adalah sebuah dokumen bukti yang dikirimkan oleh konsumen mengenai pembayaran yang telah dilakukan sejumlah. Umumnya bukti ini digunakan sebagai pemberitahuan pelunasan suatu tagihan dan juga digunakan untuk mencocokan transaksi pembayaran dengan invoice.

Penutup

Secara singkat, banyak transaksi valas yang tersedia bagi nasabah. Remittance adalah salah satu metode transaksi yang juga kerap digunakan karena kelebihannya. Di masa sekarang ini, semakin banyaknya bank yang sudah menyediakan dan mempermudah layanan ini. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara kerja remittance sebelum melakukan transaksi.

© 2022, Calvina Izumi. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA