Berita resesi telah bermunculan dimana-mana, satu per satu negara mengalami resesi, mulai dari Amerika Serikat, Jerman, Perancis, Italia, Korea Selatan. Beberapa negara tetanggapun mengalami hal yang serupa seperti Filipina, Malaysia, Singapura hingga Thailand, Indonesia saat ini pun telah masuk ke dalam jurang resesi.

Resesi adalah penurunan kegiatan perekonomian suatu negara yang terjadi secara signifikan dalam kurun waktu berbulan-bulan bahkan sampai bertahun-tahun. Jika negara mengalami resesi tentu akan memicu efek domino terhadap perekonomian Indonesia seperti rupiah melemah, membengkaknya hutang luar negeri sampai ke penurunan daya beli masyarakat yang mengakibatkan masyarakat banyak yang mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Jika negara sudah dinyatakan mengalami resesi, apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan? Yuk simak 5 persiapan ketika menghadapi resesi.

1. Menyiapkan Dana Darurat

Resesi ini memiliki multiplier efek kepada semua lapisan masyarakat, agar kamu dapat bertahan di tengah-tengah resesi kamu harus bisa membuat pertahanan finansial kamu sendiri. Pertahanan finansial ini berarti kamu mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari walaupun tidak memiliki penghasilan atau pemasukan.

Maka dari itu kamu membutuhkan dana darurat, setidaknya kamu telah menyiapkan cadangan dana untuk 6-12 bulan ke depan. Saat Indonesia mulai memasuki tingkat kasus covid-19 yang semakin lama semakin meningkat dan dibarengi dengan dampak-dampak yang terjadi, kamu seharusnya sudah bisa memperkirakan apa yang akan terjadi ke depannya yaitu dengan mulai hidup hemat dan menyisihkan dana darurat, tidak terlalu banyak menaruh dana di instrumen investasi yang berisiko tinggi serta memperbanyak uang cash.

2. Diversifikasi Dana Darurat pada Instrumen Investasi yang Berbeda-beda

Jika kamu memiliki dana darurat lebih dari jumlah yang sudah kamu atur, kamu bisa menaruh sebagian dari dana tersebut ke dalam instrumen investasi dengan tingkat risiko yang berbeda-beda. Sebaiknya tidak memasukkan dana darurat dalam instrumen investasi jangka panjang karena cenderung fluktuatif dan tidak bisa diprediksi, tarulah dana tersebut pada instrumen yang memiliki jangka waktu pendek seperti reksadana, obligasi atau deposito.

3. Taruh Uangmu ke Instrumen Investasi yang Likuid

Selain melakukan diversifikasi terhadap instrumen investasi kamu wajib memastikan instrumen investasi tersebut mudah untuk dicairkan atau liquid. Kamu perlu melakukan kombinasi dalam menaruh uang ini, sebaiknya tidak ditaruh full ke tabungan karena lebih mudah untuk terpakainya. Jadi alangkah baiknya kamu taruh tersebut ke beberapa instrumen juga, jadi uang cash tetap ada tetapi instrumen investasi yang akan membuat nilai uangmu bertambah tetap ada.

4. Memiliki Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan ini penting sekali untuk dimiliki oleh setiap orang, karena kamu tidak akan tau kapan kamu akan sakit atau mengalami kecelakaan tujuan dari adanya asuransi kesehatan ini agar tidak memotong dana darurat yang kamu miliki. Carilah asuransi yang dapat mengcover banyak penyakit, pastikan juga preminya lancar.

5. Cari Tambahan Income

Jika kamu sebelumnya adalah karyawan yang telah bekerja dan sudah melihat tanda-tanda akan terjadinya resesi kamu bisa mempersiapkannya dengan memiliki sumber income lain seperti freelancer. Tetapi jika kamu adalah salah satu korban PHK kamu bisa melakukan evaluasi pada pengeluaran kamu serta berhemat lalu segera menambah sumber penghasilan lain.

Ketika kamu merasa tidak bisa mencari penghasilan baru karena terhalang skill saat ini pemerintah telah menyiapkan program kartu prakerja yang dapat membantu kamu untuk meningkatkan skill, dari peningkatan skill tersebut kamu bisa menciptakan peluang bisnis baru.


Itu dia 5 bekal persiapan yang bisa kamu lakukan ketika berhadapan dengan ancaman resesi yang tentunya memberikan dampak yang tidak baik untuk kamu. Semoga artikel ini bermanfaat

Kamu bisa simak artikel menarik lainnya di Berita & Tips Emiten.com

© 2020, Moderator emiten.com. All rights reserved.

Artikel Lainnya oleh Tim editor emiten.com

Startup yang terus berkomitmen tingkatkan kualitas ekosistem pasar modal Indonesia

PT APLIKASI EMITEN INDONESIA